BERITAUNGGULAN.COM, BIREUEN — Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) bekerja sama dengan DPD Himpunan Alumni IPB Aceh dan DPC HA IPB Bireuen merampungkan pembangunan satu unit instalasi sumur bor lengkap dengan toren air berkapasitas 1.050 liter untuk warga penyintas banjir di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (10/1).
Peresmian dan penyerahan fasilitas air bersih tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum ARM HA-IPB Ir. Ahmad Husein, M.Si., didampingi Ketua Bidang Manajemen Relawan ARM HA-IPB Ir. Agus Susilo JP, serta alumni IPB sekaligus Guru Besar Konservasi Tanah dan Air Universitas Almuslim (Unmus) Peusangan, Prof. Dr. Halus Satriawan, S.P., M.Si. Bantuan diterima langsung oleh perwakilan warga, Keuchik Cot Ara, Herman.
Sumur bor dengan kedalaman 30 meter itu dibangun dengan anggaran sekitar Rp25 juta dan diharapkan mampu melayani kebutuhan air bersih bagi sekitar 50 kepala keluarga atau sekitar 100 jiwa di wilayah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pembangunan sumur bor ini. Air bersih menjadi kebutuhan vital bagi para penyintas banjir saat ini,” ujar Keuchik Herman. Ia menyebutkan, saat ini terdapat tiga unit sumur bor bantuan masyarakat yang menjadi tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih, termasuk bantuan dari ARM HA-IPB.
Selain berdampak pada pemukiman warga, banjir juga menyebabkan kerusakan lahan pertanian. Di Gampong Cot Ara tercatat sekitar 62 hektare sawah tertimbun lumpur dan pasir. Sementara di wilayah Kecamatan Kuta Blang, lebih dari 600 hektare lahan sawah terdampak akibat banjir.
Ketua Umum ARM HA-IPB Ahmad Husein berharap fasilitas sumur bor tersebut dapat dikelola dan dirawat dengan baik oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang telah dipercayakan kepada ARM HA-IPB.
“Alhamdulillah, kami lega karena telah menunaikan amanah para donatur untuk membantu warga Cot Ara, Bireuen,” ujarnya.
Saat ini, ARM HA-IPB terus melanjutkan aksi kemanusiaan di Provinsi Aceh dengan fokus bantuan di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Batu Sumbang dan Pantai Kera di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.












