Baitul Maal Unisba Sosialisasikan Wakaf Uang dan Program Wakaf 2 in 1 pada Itikaf Ramadhan

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Sosialisasi wakaf uang disosialisasikan Baitul Maal Universitas Islam Bandung (BMU) dalam rangkaian kegiatan Itikaf Ramadhan malam ke-25 di Masjid Al-Asy’ari Universitas Islam Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BMU untuk mendorong partisipasi masyarakat, khususnya sivitas akademika, dalam penguatan wakaf pendidikan yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut hadir diantaranya Rektor Universitas Islam Bandung Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Ketua Baitul Maal Unisba Prof. Dr. Nunung Nurhayati, S.E., M.Si., Ketua LP3IM Unisba Dr. Hj. Parihat, serta para dekan dan pimpinan unit di lingkungan Universitas Islam Bandung. Momentum sepuluh malam terakhir Ramadhan dimanfaatkan sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus penguatan kepedulian terhadap peran wakaf sebagai instrumen ibadah dan pemberdayaan umat.

Wakil Ketua Bidang Perhimpunan dan Penyaluran Baitul Maal Unisba, Hendi Suhendi, S.Sos.I., M.M., dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Ramadhan, khususnya pada sepuluh malam terakhir, merupakan waktu yang sangat bernilai untuk memperbanyak amal jariyah.

Ia mengajak jamaah untuk tidak menunda kebaikan, mengingat amal kecil yang ditunaikan di waktu terbaik dapat menjadi bekal pahala yang terus mengalir. Menurutnya, wakaf merupakan salah satu bentuk amal jariyah yang dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang, terutama jika diarahkan untuk sektor pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, BMU juga melaporkan penyaluran beasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan total dana sebesar Rp452.500.000. Dana ini disalurkan melalui dua skema, yakni Beasiswa Reguler sebesar Rp205.000.000 bagi 35 mahasiswa dan Beasiswa Partisipatif sebesar Rp247.500.000 bagi 165 mahasiswa.

Program beasiswa ini menjadi salah satu program prioritas BMU sebagai pengelola dana zakat, infak, dan sedekah, yang difokuskan pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan mahasiswa.

Selain itu, BMU memperkenalkan program wakaf terbaru bertajuk Wakaf 2 in 1 yang diawali dengan wakaf uang melalui Gerakan Wakaf Rp10.000. Program ini memungkinkan satu wakaf memberikan dua manfaat sekaligus, yakni wakaf sosial untuk pembangunan dan pengembangan Asrama Tahfidz Beasiswa Baitul Maal Unisba serta wakaf produktif untuk pengembangan unit usaha berkelanjutan yang mendukung pembiayaan pendidikan dan penguatan kewirausahaan mahasiswa. Skema ini dirancang agar wakaf tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berdaya guna jangka panjang.

Program Wakaf 2 in 1 juga membuka peluang bagi wakif untuk menghadiahkan amal jariyah atas nama keluarga. Wakaf dapat diniatkan untuk orang tua, pasangan, anak, maupun kerabat, sehingga pahala wakaf diharapkan menjadi aliran kebaikan yang terus berlanjut. BMU memfasilitasi pencatatan nama muwakif sebagai bentuk akuntabilitas dan kepercayaan publik.

Program ini mulai digulirkan menjelang sepuluh hari terakhir Ramadhan dan secara resmi disosialisasikan pada kegiatan itikaf tersebut. Hingga akhir Ramadhan, tercatat sebanyak 408 wakif telah berpartisipasi.

BMU berharap, dengan meningkatnya penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa Universitas Islam Bandung, tetapi juga dapat diperluas untuk mendukung mahasiswa dari perguruan tinggi lain di masa mendatang. [ ]

Dok foto: Unisba