BISNISREAL.COM, KBB — Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Islam Bandung (Unisba) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Farmasi (Himafar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SDN Karyabakti, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini ditujukan bagi warga dan anak-anak yang terdampak bencana longsor, khususnya dalam bentuk trauma healing serta penyerahan bantuan dana untuk pengadaan pompa air bersih.
Tim PKM dipimpin oleh Apt. Gita Cahya Eka Darma, S.Farm., M.Si., dengan anggota Dr. Nety Kurniaty, S.Si., M.Sc., Apt. Vinda Maharani Patricia, S.Farm., M.Si., dan Esti Rachmawati Sadiyah, S.Si., M.Si.
Dalam kegiatan tersebut, tim menyerahkan bantuan dana secara simbolis kepada perwakilan desa untuk mendukung pengadaan pompa air sumur dalam. Bantuan ini ditujukan untuk mengatasi krisis air bersih yang masih dialami warga pascabencana.
Ketua tim PKM, Apt. Gita Cahya Eka Darma, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Setelah melakukan survei, kami melihat bahwa kebutuhan utama warga saat ini adalah air bersih. Bantuan pakaian sudah cukup melimpah, sementara pengadaan pompa air masih sangat dibutuhkan. Karena itu, kami menyalurkan donasi dalam bentuk dana,” ujarnya.
Selain bantuan air bersih, tim juga melaksanakan trauma healing bagi siswa SDN Karya Bakti yang baru kembali bersekolah setelah dua pekan berada di pengungsian. Anak-anak diajak menonton film edukatif, bermain gim, serta mengikuti kegiatan interaktif yang disertai pembagian goodie bag.
Kegiatan ini disambut positif oleh pihak sekolah dan para siswa, mengingat hari tersebut merupakan hari pertama aktivitas sekolah kembali dibuka secara terbatas oleh dinas terkait.
“Kami memilih fokus pada anak-anak karena mereka masih mengalami trauma. Kegiatannya ringan dan menyenangkan agar mereka kembali semangat bersekolah,” tambahnya.
Sementara itu, kondisi di sekitar lokasi bencana masih dalam tahap pemulihan. Pada hari yang sama, tim juga memperoleh informasi bahwa masih ditemukan korban meninggal dunia, dan proses evakuasi jenazah masih berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Prodi Farmasi Unisba berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan pemulihan psikologis anak-anak.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, baik oleh Prodi Farmasi maupun Unisba secara keseluruhan, untuk mendukung pemulihan masyarakat pascabencana,” pungkasnya. [ ]
Dok foto: Unisba












