BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Belakangan ini, Bandung selalu diguyur hujan setiap sore. Tapi Ahad (9/3) lalu, langit Bandung terbilang cukup cerah.
Secerah ekspresi anak-anak dan guru pesantren Daarul Aulad di Kampung Lebak Biru, Ciparay, Bandung. Mereka yang berkumpul dan duduk dalam barisan rapat menjelang waktu berbuka puasa, beralaskan terpal sederhana.
Alasan kebahagiaan mereka, tak lain adalah kedatangan paket Ramadhan dari Sahabat sekalian ke Ponpes mereka di Daarul Aulad di Kampung Lebak Biru, Ciparay, Bandung . Penyaluran hari itu terdiri atas 100 paket ifthar, 20 Alquran, dan 5 bingkisan Ramadhan untuk tenaga pendidik.
Paket-paket yang diberikan terdiri atas 100 paket ifthar, 20 Alquran, dan 5 bingkisan itu terasa sangat berarti bagi mereka, khususnya bagi guru dan pengasuh yang mendapatkan bingkisan Ramadhan. Sebab, sehari-hari mereka harus bertahan dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.
Penghasilan para guru itu bergantung semata pada dana sumbangan para donatur yang tak menentu. Ini karena pondok pesantren tersebut tak memungut biaya sama sekali dari para santrinya yang kebanyakan berasal dari keluarga dhuafa.
Melihat dedikasi mereka guru pesantren Daarul Aulad di Kampung Lebak Biru, Ciparay, Bandung yang tetap mengajar meski penghasilannya tak menentu, rasanya sangat tepat apabila mereka mendapatkan bingkisan dari kebaikan sahabat. Kamu juga setuju, ‘kan? Yuk, kita tebar lebih banyak manfaat dan wujudkan #RamadhanLebihBaik bagi lebih banyak orang yang membutuhkan!
