BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) menjadi tuan rumah Agenda Nasional – Talk Show Online yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI) Wilayah Jawa Barat bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jawa Barat, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Pendidikan Tinggi Psikologi untuk Indonesia Maju dan Sehat: Peran Sarjana Psikologi dan Psikolog Umum di Masyarakat” dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Talk show ini menjadi ruang diskusi untuk mengenalkan peran lulusan psikologi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari dunia kerja dan bisnis hingga layanan publik. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, dan alumni untuk bertukar pengetahuan serta membangun jejaring kolaborasi di bidang psikologi.
Dekan Fakultas Psikologi Unisba sekaligus Ketua Pelaksana, Dr. Dewi Rosiana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih memahami manfaat ilmu psikologi dan kontribusi lulusannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kesehatan mental kini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan mendukung kemajuan bangsa. Karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih luas mengenai peran sarjana psikologi dan psikolog di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin bersama-sama menjawab pertanyaan masyarakat tentang apa peran nyata lulusan psikologi. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah pemahaman tentang manfaat ilmu psikologi sekaligus menunjukkan kontribusi lulusan psikologi di berbagai bidang,” ujarnya.
Dr.Dewi menambahkan, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi berbagai kalangan. Bagi mahasiswa, diskusi ini dapat menjadi bekal untuk mengenali peluang dan arah karier setelah lulus. Sementara itu, bagi alumni, akademisi, dan praktisi, kegiatan ini diharapkan membuka peluang kerja sama serta memperluas jejaring profesional.
Ia juga berharap diskusi tersebut dapat menjadi pintu bagi terbangunnya kolaborasi antara insan psikologi dan institusi pemerintah, khususnya dalam pengembangan layanan publik yang memperhatikan aspek psikologis dan kesehatan mental masyarakat.
Ketua HIMPSI Wilayah Jawa Barat yang juga merupakan alumni Fakultas Psikologi Unisba, Dr. Irfan Fahmi, S.Th.I., M.Psi., Psikolog, dalam sambutannya turut menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat. Momentum ini menjadi kesempatan bagi komunitas psikologi untuk memperluas pemahaman mengenai peran ilmu psikologi serta manfaatnya bagi masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi, yaitu Dr. Andik Matulessy, M.Si., Psikolog, selaku Ketua Umum Pengurus Pusat HIMPSI; Prof. Dr. Yuspendi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, M.Pd., selaku Ketua AP2TPI Jawa Barat; Ari Yuda Laksmana, S.Psi., M.M., PCC, Global Coach sekaligus CEO CoachingYuk dan Alumni Fakultas Psikologi Unisba; Rama Sahid, S.Psi., M.M., C.T., Founder Adaptable Consulting; Nur Anugerah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Founder Generasi Cakap; serta Ismoro Reza Prima Putra, M.Psi., Psikolog, Commercial Division Head PT Sigap Prima Astrea.
Diskusi dipandu Myrna Anissaniwaty, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang merupakan alumni Fakultas Psikologi Unisba. Kehadiran para narasumber dari berbagai latar belakang diharapkan memberikan gambaran mengenai penerapan ilmu psikologi dalam beragam sektor, sekaligus memperluas wawasan peserta tentang peluang kontribusi lulusan psikologi.
Talk show ini diikuti oleh pimpinan fakultas dan program studi psikologi dari 14 perguruan tinggi di Jawa Barat serta perwakilan fakultas dan program studi psikologi dari berbagai daerah di Indonesia. Secara keseluruhan, kegiatan ini menjangkau jejaring 149 fakultas dan program studi psikologi di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi Unisba turut meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pendidikan tinggi psikologi dan kontribusi lulusannya. Kolaborasi AP2TPI Jawa Barat dan HIMPSI Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, praktisi, pemerintah, dan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sehat. [ ]
Dok foto: Unisba












