BERITAUNGGULAN.COM, Surabaya – Indonesia International Motor Show (IIMS) kembali melanjutkan sukses besar di Jakarta dengan menghadirkan pameran otomotif bergengsi di Surabaya. Mulai 28 Mei hingga 1 Juni 2025, Grand City Surabaya akan menjadi pusat perhatian para pecinta otomotif di Jawa Timur dengan IIMS Surabaya 2025 yang menawarkan lebih dari 28 brand kendaraan dan aksesoris.
IIMS Surabaya semakin memperlihatkan perannya sebagai barometer perkembangan industri otomotif di Jawa Timur, kata Rudi MF, Project Manager IIMS 2025. “Kami melihat antusiasme yang terus meningkat, dan kami yakin pameran kali ini akan menyedot lebih banyak pengunjung dari berbagai daerah.”
Dalam ajang ini, pengunjung dapat menjelajahi berbagai mobil dari brand ternama seperti Daihatsu, GWM, Seres, hingga mobil listrik dari Vinfast dan Denza. Motor roda dua juga akan tampil lengkap dari merek konvensional seperti Royal Enfield hingga motor listrik unggulan seperti WMoto dan United E-motors. Keseruan bertambah dengan program test drive dan test ride yang disediakan di area outdoor.
Tak hanya kendaraan, IIMS Surabaya 2025 juga menyediakan ruang luas untuk aftermarket dengan brand seperti Scuto dan Von Dutch yang siap memanjakan para penggemar modifikasi dan gearhead. Dukungan kuat dari MUFG, Danamon, dan Adira Finance menghadirkan solusi finansial komprehensif bagi para pengunjung yang ingin memiliki kendaraan impian.
Sebagai bagian dari kemeriahan, IIMS Infinite Live menghadirkan aksi panggung musik seru dengan penampilan The Changcuters dan Vierratale. Event ini juga didukung oleh atraksi Indonesia Drift Series dan Stunt Wars yang penuh aksi, menghadirkan pengalaman hiburan yang tak terlupakan.
IIMS Surabaya 2025 buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 10 malam dengan tiket masuk yang sangat terjangkau. Tiket konser musik sudah termasuk akses masuk ke pameran, sehingga pengunjung bisa menikmati dua keseruan dalam satu paket.
Dengan berbagai program unggulan dan dukungan penuh dari pelaku industri, IIMS Surabaya 2025 siap mengobarkan semangat otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.












