BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Rasa kepedulian terhadap para penyintas bencana di Sumatera menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu menggalang bantuan dan mendorong We The Fork (FORK), Sinergi Foundation (SF), dan Media Musik Indonesia (MUTE), untuk menyelenggarakan konser amal bertajuk Sound for Sumatera, di Resto We The Fork (FORK) Jalan Lembong Braga Bandung, Selasa (13/01) malam. Tujuannya meringankan kehidupan keseharian para korban di tengah kondisi pascabencana yang serba terbatas.
Panggung konser Sound for Sumatera ini makin menggebrak dengan adanya aksi memukau dari selebritas papan atas, Maxime Bouttier dan Yuke Sampurna.
Sejumlah musisi ternama turut memeriahkan konser amal ini. Sebut saja ada Bandsat, Thomas Ramdhan, Ronald Fristianto, Reno Fahreza, dan PorosAtas.
Melalui konser ini, para musisi dan insan musik di Indonesia dapat mendedikasikan kemampuan bermusik mereka, bukan sekadar untuk menghibur tapi juga menjadi sarana kebaikan menggalang donasi kemanusiaan.
Selama acara berlangsung, pengunjung dapat menyalurkan donasi melalui QRIS yang tersedia di sejumlah titik. Untuk menjaga transparansi, panitia juga menampilkan perolehan donasi secara real-time melalui layar utama.
Selain itu, sebagian hasil penjualan tiket konser amal ini juga turut dialokasikan untuk mendukung bantuan kemanusiaan bagi penyintas bencana di Sumatera.
Puncaknya, saat penyelenggaraan lelang barang bernilai tinggi, yang menjadi bagian dari rangkaian acara untuk menghimpun dukungan yang lebih besar.
Salah satu momen yang menarik perhatian di acara lelang amal tersebut adalah pelelangan gitar bass milik Yuke Sampurna. Antusiasme peserta lelang terlihat tinggi, gitar bass kesayangan pentolan bassist Dewa 19 itu dimenangkan Aden Tun Nowo dengan penawaran tertinggi sebesar Rp40 juta.
Dalam sambutannya, Yuke mengatakan, konser ini menjadi ruang bagi para musisi untuk menyalurkan kepedulian sekaligus menggalang dukungan nyata bagi Sumatera. “Konser ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kami bersama musisi lainnya untuk menyatukan dukungan bagi Sumatera. Semoga hasil lelang bass ini dapat membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
Yuke juga menambahkan, kepada masyarakat secara luas, jika ingin berkontribusi membantu saudara-saudara yang terdampak bencana baik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, bisa menyalurkan donasi tersebut melalui Sinergi Foundation.
“Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi, donasi teman-teman juga dapat disalurkan melalui Sinergi Foundation,” tambahnya.
Secara keseluruhan, dana yang berhasil dihimpun melalui konser amal, lelang, serta persentase penjualan tiket dan makanan mencapai Rp60.235.880.
Dana tersebut kemudian diserahkan secara simbolis oleh salah satu owner We The Fork, Didik Ariyanto, kepada Sinergi Foundation yang diwakili Head of Partnership, Dedi Sutrisno.
Didik Ariyanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam terselenggaranya konser amal tersebut.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh band, artis, panitia, serta masyarakat yang telah berpartisipasi. Dari konser amal ini, berhasil dihimpun donasi lebih dari Rp60 juta, yang kami amanahkan kepada Sinergi Foundation untuk disalurkan secara optimal,” ujarnya.
Didik juga menambahkan, gitar bass milik Yuke Sampurna ini bukan satu-satunya barang bernilai yang berhasil dilelang. Sebelumnya, pihaknya juga melelang jersey milik Emil Eudero Mulyadi, salah satu kiper Timnas Indonesia yang kini berkarier di serie A Liga Italia bersama U.S.Cremonese 1903. Adapun jersey berharga tersebut berhasil dimenangkan oleh Muhammad Ibra Adi dengan penawaran tertinggi sebesar Rp20 juta.
“Jadi tadi itu, untuk jersey, hanya simbolis, ya, acara lelangnya sendiri sudah selesai pada minggu kemarin,” katanya.
Sementara itu, Head of Partnership Sinergi Foundation, Dedi Sutrisno, mengaku terharu atas besarnya animo pengunjung serta kepercayaan para mitra kebaikan yang telah menitipkan amanah donasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sinergi Foundation.
Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen Sinergi Foundation sebagai lembaga yang berpengalaman dan terpercaya dalam mengelola serta menyalurkan donasi umat. Seluruh dana yang terkumpul selanjutnya akan dialokasikan untuk mendukung pemulihan penyintas bencana di Sumatera melalui program Kampung Bangkit dan Bangkit Sekolah.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insyaallah, amanah donasi ini akan kami kelola dan salurkan sebaik mungkin, sehingga saudara-saudara kita yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan kembali pulih,” [ ]
Dok foto: Sinergi Foundation












