BERITAUNGGULAN.COM, Bogor – LPPOM Connect 2026 menjadi momentum penting bagi LPPOM untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat kinerja organisasi dalam menjaga amanah halal di tengah dinamika industri dan regulasi yang semakin kompleks.
Mengusung tema “Igniting Hope, Reinforcing Quality, Aligning Collaboration”, kegiatan yang digelar di Bigland Hotel, Bogor, ini dimaknai sebagai ruang menyelaraskan langkah ke depan agar jaminan halal yang dihadirkan tetap berintegritas dan dipercaya umat.
Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, menegaskan bahwa perjalanan LPPOM sarat dengan tantangan, namun juga dipenuhi keberkahan. Seluruh upaya yang dilakukan, menurutnya, bertujuan memastikan masyarakat dapat mengonsumsi produk halal dengan rasa aman dan keyakinan.
“Yang terpenting adalah bagaimana sertifikasi halal benar-benar memberikan jaminan halal yang sesungguhnya, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif,” ujar Muti.
Ia menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan industri halal, substansi kehalalan harus tetap menjadi prioritas utama. LPPOM menilai bahwa kehalalan produk harus dijaga secara menyeluruh dan dapat dipertanggungjawabkan kepada konsumen.
Pandangan tersebut diperkuat oleh Wakil Ketua Umum MUI, KH. M. Cholil Nafis, Ph.D., yang menyampaikan bahwa isu halal kini telah berkembang menjadi isu sosial yang berkaitan dengan kepercayaan publik dan transparansi industri.
“Sertifikasi halal tidak boleh berhenti pada dokumen regulatif, tetapi harus menjadi jaminan nyata yang bisa dipercaya konsumen,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI, Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag., menekankan pentingnya nilai spiritual dan keterhubungan antara pemimpin dan tim dalam menjaga kualitas kerja dan amanah organisasi.
Melalui LPPOM Connect 2026, LPPOM menegaskan bahwa menjaga amanah halal merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan integritas, kolaborasi, dan keselarasan langkah. Dengan fondasi tersebut, LPPOM optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai penjaga kepercayaan umat dan pilar penting dalam ekosistem halal nasional.












