gaza hancur

Penghancuran Masif di Gaza Utara: Bangunan Sekitar RS Indonesia Dihancurkan, Masjid Zawiyah Luluh Lantak

BERITAUNGGULAN.COM, GAZA  — Serangan brutal kembali mengguncang kawasan Gaza Utara, khususnya di wilayah Tal Al Zataar, tempat berdirinya Rumah Sakit Indonesia. Dalam eskalasi terbaru agresi militer Israel, bangunan-bangunan sipil yang berada di sekitar kompleks rumah sakit mengalami kerusakan parah bahkan hingga rata dengan tanah.

Menurut laporan langsung dari relawan lokal Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), bangunan di bagian belakang ruang jenazah serta Wisma Joserizal Jurnalis — fasilitas yang kerap digunakan untuk mendukung operasional kemanusiaan di RS Indonesia — telah hancur total. Serangan ini semakin memperparah kondisi infrastruktur sipil yang sebelumnya telah mengalami kehancuran akibat rentetan serangan udara dalam beberapa pekan terakhir.

Tak hanya bangunan rumah sakit, Masjid Zawiyah yang terletak tak jauh dari lokasi, juga dilaporkan telah luluh lantak. Masjid ini sebelumnya menjadi salah satu titik distribusi bantuan kemanusiaan, termasuk penyaluran speaker masjid saat bulan Ramadan lalu. Kini, hanya puing-puing yang tersisa dari bangunan yang pernah menjadi pusat spiritual dan sosial warga sekitar.

Serangan yang menyasar kawasan sipil dan fasilitas kemanusiaan ini kembali menegaskan bagaimana agresi militer Israel telah melampaui batas kemanusiaan. Sejak 18 Mei 2025, Rumah Sakit Indonesia telah menjadi target serangan berulang, bahkan sempat mengalami pengepungan yang membahayakan keselamatan pasien, tenaga medis, dan relawan yang bertugas.

Situasi di sekitar rumah sakit pun semakin mencekam. Warga sipil yang tinggal di sekitar lokasi terpaksa mengungsi ke wilayah yang dianggap lebih aman. Namun, di tengah ancaman dan keterbatasan, para tenaga medis RS Indonesia dan relawan MER-C memilih untuk tetap tinggal dan melanjutkan pelayanan medis demi menyelamatkan nyawa para korban yang terus berdatangan.

MER-C Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza, dan kembali mengingatkan dunia internasional akan pentingnya perlindungan terhadap fasilitas medis dan infrastruktur sipil dalam situasi konflik bersenjata.

Serangan ini bukan hanya mencederai nilai-nilai kemanusiaan, tetapi juga memperlihatkan betapa perlindungan terhadap warga sipil dan tenaga medis masih menjadi tantangan besar dalam konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.