BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Rapat Koordinasi Dalam Rangka Revisi Proses Bisnis diadakan Universitas Islam Bandung (Unisba) bertema “Sinkronisasi Koordinasi Antar Unit dalam Struktur Organisasi Baru” yang dilaksanakan di Auditorium dan Ruang Pertemuan Gedung Dekanat Unisba Lantai 8, pada Kamis (8/1/2025).
Kegiatan rapat ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola institusi seiring implementasi struktur organisasi baru di lingkungan Unisba.
Rapat koordinasi dihadiri oleh sekitar 42 orang yang merupakan unsur Yayasan, Pimpinan Universitas, Ketua dan Sekretaris Badan dan Lembaga, Kepala Bagian, Kepala Pusat, serta Kepala UPT.
Kegiatan rapat ini diawali dengan pleno pembuka, dilanjutkan dengan Pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) bersama Yendra Rahmat Pamungkas dari ESQ Group Cabang Jawa Barat, serta pemaparan Basic Risk Management dalam pengelolaan perguruan tinggi oleh Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Unisba Prof. Dr. Nan Rahminawati, M.Pd., bersama Kepala Seksi Manajemen Risiko SPI Unisba Dr. Umari Abdurrahim Abi Anwar, S.T., M.S.M.
Agenda utama kegiatan dilanjutkan dengan lokakarya sinkronisasi koordinasi lintas unit dan bidang yang difokuskan pada pemeringkatan dan akreditasi, sumber daya manusia serta karier dosen dan pembinaan ruhul Islam, kurikulum dan sarana prasarana, serta rencana strategis, mitigasi risiko, dan keuangan.
Lokakarya ini menjadi ruang diskusi untuk menyelaraskan proses bisnis antarunit agar berjalan lebih efektif dan terintegrasi dalam struktur organisasi yang baru.
Rektor Unisba Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar rapat koordinasi ini dapat semakin menguatkan sinkronisasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh unit kerja dalam mencapai target institusi.
Rektor menekankan pentingnya proses belajar bersama antarbagian agar informasi yang disampaikan kepada pihak luar dapat lebih akurat, terkoordinasi, dan tidak saling bertentangan.
Ia juga menegaskan bahwa rapat koordinasi ini membutuhkan kerja keras seluruh unsur pimpinan dan unit kerja untuk mencapai target institusi, mempertahankan capaian yang telah diraih, serta menjalankan amanah dan filosofi lahirnya Unisba.
Menurutnya, Unisba lahir dari spirit yang kuat untuk melahirkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai agama.
Lebih lanjut, Rektor berharap sinergi dan kolaborasi yang terbangun dapat diwujudkan melalui kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja yang dilandasi keikhlasan.
Ia juga berharap materi pelatihan ESQ yang disampaikan dapat menyentuh hati seluruh peserta dan menumbuhkan semangat pengabdian terhadap lembaga dan institusi Unisba agar ke depan semakin berkembang dan menjadi lebih baik.
Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl menekankan pentingnya kerja organisasi yang tertata, selaras antara perkataan dan perbuatan, serta dilandasi keikhlasan dalam menjalankan amanah kelembagaan.
Ia juga menyampaikan bahwa Unisba perlu terus membangun tata kelola yang adaptif, kolaboratif, dan terintegrasi melalui transformasi digital agar mampu menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi mahasiswa dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Umum, dan Keuangan Unisba, Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa Unisba telah menetapkan struktur organisasi dan tata kelola baru melalui Peraturan Rektor Nomor 198/D.10/SK-Rek/XI/2025.
Perubahan tersebut membawa konsekuensi strategis berupa penyesuaian tugas dan fungsi unit, pembentukan unit baru, serta perlunya penyelarasan proses bisnis lintas bidang.
Ia menjelaskan bahwa pada tahap awal implementasi masih terdapat potensi ketidakjelasan jalur koordinasi, mekanisme komunikasi, dan prosedur eskalasi antarunit, khususnya pada proses strategis seperti pemeringkatan, akreditasi, kurikulum, sarana prasarana, SDM dan karier dosen, serta rencana strategis dan keuangan.
Oleh karena itu, rapat koordinasi ini menjadi forum penting untuk penyamaan persepsi dan pengambilan keputusan bersama.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dihasilkan peta koordinasi antarunit, mekanisme komunikasi yang jelas dan akuntabel, serta identifikasi persoalan koordinasi lintas unit yang krusial.
Hasil rapat koordinasi ini selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penyempurnaan Buku Tata Kelola Islami Berbasis Manajemen Risiko serta pelaksanaan lokakarya sinkronisasi koordinasi lintas unit guna memperkuat sinergi dan kinerja institusi Unisba. [ ]
Dok foto: Unisba












