Salat Ied Perdana di Blue Mosque Daarut Tauhiid

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Pagi itu, langit Parongpong terlihat cerah, seolah menyambut sukacita yang memenuhi hati para jemaah. Untuk pertama kalinya, Blue Mosque Daarut Tauhiid menggelar salat Idul Fitri setelah diresmikan pada akhir Februari lalu. Ratusan warga sekitar dan jemaah dari berbagai daerah datang, memenuhi halaman dan ruang utama masjid wakaf yang kini menjadi ikon baru untuk destinasi wisata religi di Kota Bandung.

Sejak subuh, jemaah sudah berdatangan, membawa sajadah dan hati yang penuh harapan. Suasana haru begitu terasa, terutama bagi warga yang selama ini menantikan momen ini. Salah satu jemaah, Fathur (52), mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya bisa melaksanakan salat Ied di masjid baru ini.

“Saya sudah sering salat di masjid ini sejak diresmikan, tapi hari ini terasa sangat spesial. Ini salat Ied pertama, dan melihat begitu banyak jemaah berkumpul di sini membuat saya terharu,” ujarnya dengan senyum bahagia, Senin (31/3/2025).

Takbir menggema dari pengeras suara, menyatu dengan lantunan doa yang dipanjatkan dalam hati para jemaah. Saat salat Ied dimulai tepat pukul 06.30 WIB. Suasana hening dalam kekhusyukan. Saf-saf jemaah membentang rapi di dalam masjid, menciptakan pemandangan yang menggetarkan hati.

Setelah rangkaian salat selesai, momen yang paling ditunggu pun tiba: ceramah dari KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym. Dengan suara lembut dan penuh kehangatan, beliau menyampaikan hakikat Idul Fitri yang menyejukkan jiwa.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Maha Mendengar, yang Maha Menyaksikan, yang menciptakan kita, yang mengurus kita setiap saat, yang mengislamkan kita, dan menakdirkan kita bisa ibadah saat ini. Benar-benar rida kepada kita semua sehingga apa yang dilakukan membawa banyak kebaikan bagi sisa umur kita,” ujar Aa Gym.

Jemaah menyimak dengan khusyuk, beberapa terlihat menyeka air mata haru. Setelah ceramah selesai, suasana berubah menjadi penuh keakraban. Jemaah saling bersalaman, mengucapkan selamat Idul Fitri dengan senyum yang merekah. Anak-anak berlarian di pelataran masjid, sementara para orang tua berbincang santai, meresapi kebahagiaan hari raya. Ada juga yang mengantri makanan khusus bagi jemaah salat Ied.

Bagi banyak warga, salat Ied perdana di Blue Mosque Daarut Tauhiid menjadi pengalaman tak terlupakan. Masjid ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan harapan baru bagi masyarakat sekitar.

“Semoga masjid ini terus makmur dan menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang mencari ilmu dan keberkahan,” harap Fathur sebelum meninggalkan masjid dengan hati yang penuh syukur.

Idul Fitri di Blue Mosque Daarut Tauhiid tahun ini terasa lebih istimewa, bukan hanya karena kehadiran Aa Gym, tetapi juga karena kebersamaan yang terjalin dalam suasana penuh berkah di tanah wakaf. (Cahya) [ ]

Dok foto:  Daarut Tauhiid