Tiga Dekan Baru Resmi Dilantik, UNISA Bandung Perkuat Kepemimpinan Fakultas

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG —  Para Dekan periode 2026-2030 baru saja dilatik Rektor Universitas ‘Aisyiyah Bandung  sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan akademik dan tata kelola institusi. Pelantikan tersebut menandai dimulainya amanah kepemimpinan baru dalam mengembangkan fakultas serta mendukung pencapaian target institusi, yang dilaksanakan di Aula Kampus 1 Universitas ‘Aisyiyah Bandung. Kamis (12/03/2026)

Adapun dekan yang dilantik yaitu Dr. Rivaldi Arissaputra, S.E., M.S.M sebagai Dekan Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Ilmu Sosial, Anggriyana Tri Widianti, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.Kep.MB sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, serta Imam Budi Sumarna, S.Kom., M.Sc., M.Ds sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.

Rektor Universitas ‘Aisyiyah Bandung Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan dekan bukan sekadar pergantian jabatan struktural, tetapi merupakan bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan akademik di tingkat fakultas.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan struktural, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama untuk memperkuat kepemimpinan akademik di tingkat fakultas,” ujar Rektor Kamis (12/03/2026).

Ia menegaskan bahwa fakultas memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu, pembinaan mahasiswa, sekaligus ruang lahirnya inovasi akademik yang mendukung kemajuan universitas.

“Fakultas adalah pusat pengembangan ilmu, pusat pembinaan mahasiswa, sekaligus ruang tumbuhnya inovasi akademik. Karena itu saya mengajak para dekan untuk mendorong peningkatan kinerja fakultas secara nyata dan terukur,” tambahnya Kamis (12/03/2026).

Rektor juga mengingatkan bahwa keberhasilan universitas tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan melalui kerja kolektif dan sinergi kepemimpinan di seluruh lini organisasi.

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian Universitas ‘Aisyiyah Bandung Dr. Muthia Umar, M.Si menyampaikan pesan agar para dekan menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.

“Selamat melanjutkan perjuangan dengan semangat baru. Jalankan amanah ini dengan hati yang gembira, karena Allah akan menolong ketika kita mengerjakan tugas semata-mata karena-Nya,” ujarnya Kamis (12/03/2026).

Ia juga menekankan bahwa seorang pemimpin di lingkungan perguruan tinggi harus mampu menjadi teladan sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan sivitas akademika.

“Jadilah teladan atau uswah hasanah bagi seluruh sivitas. Pemimpin harus mampu menginspirasi, melayani, dan mempersatukan hati seluruh sivitas akademika,” pungkasnya. [ ]

Dok foto: UNISA Bandung