BERITAUNGGULAN.COM,JAKARTA–PT Etos Kreatif Indonesia melalui program CSR Ethos Solidarity Movement bekerja sama dengan Yayasan Amal Bunda menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh. bantuan disalurkan untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perhatian, terutama mereka yang paling rentan dan berada di daerah sulit dijangkau.
Bantuan yang disalurkan mencakup produk kesehatan dan nutrisi, bahan makanan, pakaian, serta obat-obatan. Produk dari Etawalin dan Zymuno membantu lansia dan orang tua tetap kuat, menjaga tulang, sendi, serta daya tahan tubuh yang rentan menurun pasca bencana. Gizidat mendukung kebutuhan gizi anak-anak agar tetap sehat dan tumbuh dengan baik, sementara Nutriflakes menjadi sarapan praktis yang menyehatkan, memberikan energi bagi warga terdampak untuk menjalani hari-hari penuh tantangan.
Kondisi darurat ini membuat pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana menjadi sangat mendesak. Makanan siap saji, air bersih, perlengkapan ibu dan anak, serta obat-obatan menjadi kebutuhan prioritas. Kelompok paling rentan bayi dan balita, ibu hamil dan menyusui, lansia, serta warga yang sakit atau terluka akibat bencana memerlukan perhatian ekstra agar risiko gangguan kesehatan pasca bencana dapat diminimalkan.
“Dalam situasi seperti ini, menjaga kesehatan menjadi sangat krusial, karena potensi daya tahan tubuh menurun serta akses layanan kesehatan yang masih terbatas,” kata Lucky Hatreztyo, Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia, dalam keterangan resminya.
Anita Ratna Faoziyah, Ketua Yayasan Amal Bunda, menyampaikan kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya masyarakat. “kami berupaya menghadirkan bantuan yang tidak hanya membantu bertahan hari ini, tetapi juga menjaga kondisi kesehatan warga agar tetap kuat selama masa pemulihan, ” katanya.
Melalui kolaborasi dengan LAZ Amal Bunda, penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi dan bertahap, bersama relawan memastikan setiap paket sampai langsung ke tangan keluarga terdampak, khususnya mereka yang berada di pengungsian atau wilayah sulit dijangkau.
dok foto: Ethos












