Dosen S1 Perdagangan Internasional UNISA Bandung Perkuat Strategi Branding Pelaku Usaha melalui Hibah RisetMu Batch IX

BERITAUNGGULAN,COM, BANDUNG  — Dosen Program Studi S1 Perdagangan Internasional Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Dr. Khoirun Nisa Bahri, S.E., M.S.M., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai luaran Program Hibah RisetMu Batch IX melalui kegiatan bertajuk Building Knowledge Melalui Strategi Pemasaran dan Branding pada Pelaku Usaha Binaan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Digital Community Center (DCC) Kampus 2 UNISA Bandung ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam membangun strategi pemasaran dan branding agar mampu bersaing di era digital.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Khoirun Nisa Bahri menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun identitas merek yang kuat serta menyusun strategi pemasaran yang efektif bagi pelaku usaha. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam membangun persepsi positif dan kepercayaan konsumen melalui branding yang konsisten.

Selain membahas konsep branding, peserta juga mendapatkan materi mengenai penentuan nilai unik produk, identifikasi target pasar, penyusunan komunikasi pemasaran, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Seluruh materi disampaikan secara aplikatif sehingga dapat langsung diterapkan sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Jawa Barat, dosen Program Studi S1 Perdagangan Internasional Universitas ‘Aisyiyah Bandung, serta para pelaku usaha binaan ‘Aisyiyah. Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam mengembangkan usaha, mulai dari membangun kepercayaan konsumen, meningkatkan daya saing produk, hingga memanfaatkan platform digital sebagai media pemasaran.

Dr. Khoirun Nisa Bahri mengatakan bahwa branding bukan sekadar menciptakan logo atau nama usaha, tetapi membangun nilai yang mampu melekat di benak konsumen sehingga usaha memiliki identitas yang kuat dan mudah dikenali.

“Branding bukan sekadar membuat logo atau nama usaha, tetapi membangun kepercayaan dan nilai yang melekat di benak konsumen. Ketika pelaku usaha mampu mengenali keunggulan produknya dan mengomunikasikannya dengan tepat, peluang untuk berkembang akan semakin besar,” ujarnya, Rabu (08/07/2026).

Menurutnya, implementasi hasil penelitian melalui Program Hibah RisetMu Batch IX diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha binaan ‘Aisyiyah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat juga menjadi langkah strategis dalam mendorong lahirnya wirausaha yang lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi hasil penelitian melalui Program Hibah RisetMu Batch IX yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Melalui transfer pengetahuan di bidang pemasaran dan branding, diharapkan para pelaku usaha binaan ‘Aisyiyah mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat. [ ]

Dok foto: UNISA Bandung