Dosen UNISA Bandung Dorong Siswa SMP Hidup Sehat dan Cakap Digital

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG  UNISA-BANDUNG.AC.ID   — Menjaga kesehatan sejak usia sekolah sekaligus memahami cara menggunakan media digital secara positif menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang sehat dan produktif. Hal tersebut menjadi perhatian tim dosen Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di SMP Rancamanyar, Kabupaten Bandung, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Siswa SMP melalui Edukasi Kesehatan Holistik dan Literasi Pemasaran Digital untuk Mewujudkan Perilaku Hidup Sehat dan Produktif di Era Modern” tersebut memadukan edukasi kesehatan dengan pengenalan pemanfaatan media digital. Siswa tidak hanya diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memilih makanan bergizi, tetapi juga diperkenalkan pada penggunaan teknologi secara kreatif dan produktif.

Kegiatan berlangsung di SMP Rancamanyar, Jalan Bojong Sayang No. 27, RT 02/RW 04, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Program ini dipimpin Nina Gartika, S.Kp., M.Kep., dosen Program Studi Keperawatan UNISA Bandung, bersama Untung Novianto, S.Par., MM dari Program Studi Pariwisata.

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa UNISA Bandung, yaitu Ai Salsabila dari Program Studi Pariwisata dan M. Royyan Fadhilatu Syuhada dari Program Studi Keperawatan. Program tersebut didanai melalui Hibah Internal Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) UNISA Bandung.

Dalam pelaksanaannya, siswa mendapatkan edukasi mengenai kesehatan masyarakat, pola konsumsi makanan sehat, serta kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi juga diarahkan untuk membantu siswa mengenali makanan yang sehat dan bergizi sehingga memiliki pertimbangan yang lebih baik dalam memilih makanan.

Ketua pelaksana, Nina Gartika, mengatakan pemberdayaan generasi muda perlu melihat kebutuhan siswa secara menyeluruh. Menurutnya, kesadaran terhadap kesehatan perlu berjalan beriringan dengan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak.

“Kesehatan dan literasi digital merupakan dua hal penting bagi generasi muda saat ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memiliki kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup sehat, tetapi juga mampu menggunakan media digital secara bijak, kreatif, dan produktif,” ungkap Nina, Selasa (1/9/2026).

Selain edukasi kesehatan, tim UNISA Bandung mengenalkan pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi, kreativitas, dan pemasaran. Pendekatan ini diarahkan agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mulai memahami peluang penggunaan media digital untuk menghasilkan aktivitas yang bernilai positif dan produktif.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta terlibat dalam berbagai aktivitas edukatif yang diberikan tim pelaksana. Edukasi mengenai makanan sehat menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kebiasaan siswa dalam memilih makanan dan menjaga kesehatan sehari-hari.

Respons positif juga terlihat pada sesi literasi media digital. Siswa menunjukkan ketertarikan terhadap pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari proses belajar dan pengembangan kreativitas. Keterlibatan tersebut menjadi gambaran bahwa pendekatan yang menggabungkan edukasi kesehatan dan literasi digital dapat menjadi bagian dari pembelajaran yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, tim PKM UNISA Bandung berharap siswa SMP Rancamanyar memiliki kesadaran yang lebih baik terhadap kesehatan, memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta mampu memanfaatkan media digital secara positif dan produktif.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi UNISA Bandung dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pemberdayaan generasi muda. Kolaborasi dosen lintas program studi, yakni Keperawatan dan Pariwisata, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan lapangan, menjadi bagian dari upaya menghadirkan edukasi yang relevan dengan kebutuhan siswa dan perkembangan kehidupan di era digital. [ ]

Dok foto: UNISA Bandung