BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Upaya meningkatkan kesadaran lansia terhadap pencegahan jatuh dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif. kesehatan Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) bertajuk “Upaya Pencegahan Risiko Jatuh pada Lansia melalui Edukasi Kesehatan” yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Aisyiyah Bandung pada tanggal 3 Juni 2026 bertempat di Aula Mesjid Mujahidin Bandung
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya risiko jatuh pada kelompok lanjut usia. Karena bagaimanapun juga Jatuh merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang sering terjadi pada lansia yang dapat menimbulkan komplikasi seperti cedera, menurunkan kemandirian, membatasi aktivitas sehari-hari, serta berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia dan keluarganya.
Kegiatan Pengmas dilaksanakan pada kelompok Ibu-Ibu pengajian yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PW Aisyiyah Jawa Barat dan melibatkan peserta perempuan yang sebagian besar berada pada kelompok usia pra-lansia dan lansia.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia serta simulasi latihan keseimbangan. Peserta diajak mempraktikkan senam keseimbangan yang dapat dilakukan secara aman dan bertahap sebagai bagian dari upaya mempertahankan keseimbangan tubuh dan mencegah risiko jatuh.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah memperoleh edukasi kesehatan mengenai pencegahan jatuh.
“Upaya pencegahan sebaiknya dilakukan tidak hanya ketika seseorang telah memasuki usia lanjut, mengingat tujuan pengmas ini adalah untuk memberikan pemahaman pada sasaran agar dapat menghindari cedera serta mempertahankan kemandirian dan kualitas hidup lansia. Karena itu, edukasi dan latihan keseimbangan perlu dilakukan secara berkelanjutan,” demikian disampaikan oleh Salami, MKep ketua tim pelaksana kegiatan.
Melalui kegiatan Pengmas ini, Universitas Aisyiyah Bandung berupaya berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan risiko jatuh pada kelompok pra-lansia dan lansia. [ ]
Dok foto: UNISA Bandung












