Lab Simulasi Fikom Gelar pelatihan Public Speaking untuk Calon Kepala Sekolah, Sekolah Lansia Jawa Barat

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Kemampuan  berbicara di depan publik atau dikenal dengan istilah Public Speaking menjadi kebutuhan dalam  berbagai bidang kehidupan saat ini, terutama dalam bidang Pendidikan.  Namun keterampilan ini tidak dikuasai secara baik oleh setiap orang.

Banyak fasilitator, guru atau kepala sekolah yang tidak bisa menyampaikan pesan atau informasi dengan baik kepada khalayaknya. Untuk itu Lab Simulasi Fikom Unisba bekerja sama dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat  mengadakan Pelatihan Public Speaking untuk para calon Kepala Sekolah dari Sekolah lansia se Jawa Barat.

Kegiatan pelatihan yang diadakan hari Jumat (8/5) ini menjadi salah satu bagian sesi ToT yang di gagas oleh Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Direktur IRL wilayah Provinsi Jawa Barat, Dr. Susiana Nugraha, SKM., MN, mengatakan bahwa kegiatan ToT ini perlu dilakukan untuk menambah pengetahuan calon kepala sekolah tentang berbagai program sekolah lansia, ia juga mengapresiasi para peserta yang tetap semangat hingga acara selesai.

Ucapan terima kasih juga diberikan pada Lab Simulasi Fikom Unisba yang merupakan laboratorium  pengampu mata kuliah Public Speaking karena senantiasa membersamai berbagai kegiatan Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat .

Bertindak sebagai pemateri dalam Pelatihan Public Speaking ini adalah  Dr. Rita Gani, M.Si yang juga sebagai Kepala Lab. Simulkom Fikom Unisba.

Materi yang disampaikan dalam situasi yang santai tapi serius ini menegaskan bahwa kemampuan public speaking bisa dimiliki  setiap orang dengan berbagai profesi dan latar belakang pendidikan.

Rita juga menegaskan bahwa rasa percaya diri ketika tampil di depan publik juga harus disertai dengan penguasaan materi dan menjaga etika (adab) ketika tampil dan tentu saja bisa mengenal para audiens dengan baik.

Sebanyak enam puluh peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan bisa berinteraksi secara baik sepanjang materi paparan.  Setelah sesi materi utama, pelatihan ini dilanjutkan dengan praktik keterampilan dasar public speaking.

Sesi ini dilakukan dalam bentuk kelompok micro teaching (satu kelompok di temani oleh satu orang fasilitator). Para fasilitator yang bertugas dalam sesi praktik ini adalah  para asisten laboratorium yang sudah terbiasa menghandle kelas pratikum public speaking di Fikom Unisba.

Ada tujuh orang fasilitator yang bertugas di setiap kelompok. Dengan gaya  santai, mereka melatih para peserta terutama untuk materi dasar olah vocal yang meliputi artikulasi, intonasi, jeda, tempo dan Latihan pidato sederhana.

Peserta yang umumnya  para pra lansia dan lansia dengan latar belakang yang berbeda ini, sangat antusias dan bisa mempraktekan beberapa contoh teknik dasar olah vocal dan naskah pidato singkat yang diberikan.

Para peserta merasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pengetahuan mereka ketika berbicara di hadapan orang banyak.

Seperti disampaikan  oleh Ibu Wida, peserta dari Bekasi, yang mengatakan bahwa merasa senang ikut pelatihan ini karena mempelajari beberapa hal teori dan metode baru terkait public speaking.

“Meskipun saya sudah terbiasa menjadi mc di acara-acara sekolah lansia, tapi ternyata masih banyak  teknik dan cara yang belum saya kuasai ketika tampil di depan orang banyak, ” ungkap Ibu Wida.

Sementara Bapak Kusmedi dari Cimahi, juga menyampaikan rasa senangnya, karena mendapatkan “bekal” pengetahuan baru yang akan diterapkannya dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya, terutama ketika harus tampil di depan public.

Di akhir acara, peserta, panitia dan para fasilitator tak lupa untuk berfoto bersama, semoga kegiatan ini menambah rasa percaya diri para calon kepala sekolah lansia sehingga bisa tampil di depan public dengan baik dan keren. [ ]

Dok foto: Unisba