BERITAUNGGULAN.COM, KECAMATAN IBUN — Kesehatan masih menjadi isu penting di masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di desa dan masih jauh dari kata tercukupi. Melalui program kesehatan MESRA (Masyarakat Sehat Sejahtera) yang diinisiasi Laznas PYI Yatim dan Zakat kembali peduli terhadap masyarakat dan anak-anak.
Kali ini, penyaluran bantuan vitamin dan gizi dilakukan di Kp. Bojong Picung Rt 01/Rw 12 Desa Pangguh Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, Senin (29/12/25).
Di penghujung tahun 2025 PYI melakukan penyaluran bantuan untuk anak-anak yatim, piatu, yatim piatu dan dhuafa dengan jumlah keseluruhan penerima 50 orang.
Paket bantuan terdiri berbagai kebutuhan, seperti vitamin C, minuman sereal, susu UHT, mie instan, snack ringan, serta tambahan tumbler dan nesting.
Bantuan tersebut tentu sangat berarti bagi mereka demi memenuhi kebutuhan vitamin dan gizi anak. Diketahui anak-anak desa Pangguh jarang mengkonsumsi vitamin C. Hal ini membuat anak-anak sangat antusias.
Kebahagiaan terlihat nyata di wajah penerima manfaat. Sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa ini adalah kali pertama mereka mendapatkan dukungan kesehatan seperti ini.
Semangat anak-anak menunjukkan bahwa bantuan yang sederhana bisa membawa efek besar bagi kesehatan dan kesejahteraan mental. Ini menjadi kali pertama bantuan Laznas PYI yatim dan zakat di desa Pangguh Kecamatan Ibun Bandung. Mereka pun sangat bergembira mendapatkan vitamin dan gizi.
Yani selaku kepala RW 12 berterimakasih kepada Laznas PYI atas bantuannya yang diberikan. Laznas PYI menegaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan faktor utama dalam memastikan keberlangsungan program-program sosial yang dilaksanakan.
“Kami Laznas PYI yatim dan zakat mengajak kepada para sahabat kebaikan dan orang-orang dermawan lainnya senantiasa menebar kebaikan meski bantuan kecil, tapi akan membawa dampak lebih besar,” jelas Tedi, Supervisor Pemberdayaan Laznas PYI.
“Kami pun mengajak kepada warga masyarakat Kecamatan Ibun untuk bergabung dengan program kami yaitu program pengasuhan anak yatim dan dhuafa di program pendidikan dan kemandirian anak,” tambah Tedi.
Dengan adanya Mesra (Masyarakat Sehat Sejahtera) diharapkan bisa sedikit demi sedikit membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap asupan vitamin harian. [ ]
Dok foto: Laznas PYI












