BERITAUNGGULAN.COM,JAKARTA–Tren kuliner memiliki kecenderungan terus berulang setiap tahunnya. Hal itu tidak terlepas dari selera masyarakat dan tren global yang terjadi saat ini.
Di Indonesia sendiri sepanjang tahun 2025 makanan yang banyak digemari berupa makanan yang mengandung unsur kesehatan, rendah gula, rendah karbohidrat, mengandung sayuran dan bahan sehat lainnya.
“Masyarakat luas lebih menyukai makanan seperti ini terutama Gen Z karena praktis,” kata Irfan Indrayana, pakar kuliner dari PT ISM Bogasari Tbk di sela diskusi kuliner tren produk 2026 jelang perhelatan Indonesia Berzikir di Masjid At Tin, Selasa (30/12).
Jenis makanan mini bite size juga menjadi pilihan karena dianggap praktis untuk dikonsumsi dan mudah dibawa bepergian. Jenis lainnya adalah makanan olahan yang dicampur dengan resep lokal seperti croisan, macha, pie dan lainnya. Model ini diperkirakan akan terus menjadi pilihan di tahun 2026 mendatang karena masih memiliki daya tarik dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat perkotaan yang praktis, dinamis dan efisien.
Dalam diskusi tersebut juga disampaikan pentingnya membangun bisnis mandiri yang bisa dilakukan pelaku UMKM kuliner. “Menjaga kualitas produk, strategi pemasaran yang tepat dan brand yang kuat menjadi penting,” kata Ratu Ratna Damayanti, founder Zeytin Pie.
Pengusaha yang sukses membangun bisnis kue Pie ini juga berbagi tips sukses berbisnis kepada peserta diskusi yang hadir. Ia mengingatkan agar para pelaku UMKM bersikap konsisten dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.”Dahulu kue pie tidak dikenal masyarakat, mereka tahunya hanya kue piza, kini kue Pie sudah dikenal luas dan bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan,” kata Ratna.
dok foto: Beritaunggulan.com












