BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan Pesantren Calon Sarjana Tahun Akademik 2025/2026 Gelombang 2 yang dilaksanakan di Kampus II Unisba Ciburial. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 720 peserta dan dilaksanakan dalam tiga kelompok, dengan masing-masing kelompok mengikuti rangkaian kegiatan pesantren selama tiga hari. Pelaksanaan Pesantren Calon Sarjana Gelombang 2 berlangsung pada 29 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Pesantren Calon Sarjana merupakan program wajib bagi mahasiswa tingkat akhir Unisba sebagai bagian dari sistem pembinaan keislaman dan penguatan karakter lulusan.
Program ini menjadi ciri khas Unisba dalam mempersiapkan calon sarjana yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik sesuai bidang keilmuannya, tetapi juga memiliki integritas moral dan kedalaman nilai-nilai keislaman.

Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unisba sejak awal pendiriannya telah menempatkan pesantren sebagai bagian integral dari proses pendidikan mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa kampus Unisba telah melahirkan banyak tokoh, baik di bidang keilmuan maupun keagamaan, yang berkontribusi bagi masyarakat.
Rektor menekankan bahwa Pesantren Calon Sarjana merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri memasuki fase baru sebagai lulusan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menunjukkan sikap dan perilaku sebagai Insan 3M, yaitu Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid, yang menjadi karakter lulusan Unisba.
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa tujuan pembinaan melalui pesantren tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan terukur, antara lain melalui penguatan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid serta pembentukan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Ia mengingatkan bahwa perubahan ke arah yang lebih baik hanya dapat terwujud apabila dimulai dari kesadaran dan komitmen individu, sebagaimana tertuang dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11.
Dalam konteks penguatan profil lulusan, Rektor menyampaikan bahwa Unisba berkomitmen melahirkan Insan Cerdas Kompetitif yang memiliki keseimbangan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan jasmani sebagai bekal menghadapi tantangan global serta menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Ketua Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (LPI3M) Unisba, Dr. Parihat, Dra., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa Pesantren Calon Sarjana bertujuan membentuk calon sarjana yang bertakwa, berakhlakul karimah, serta memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi akademik Unisba dalam mengintegrasikan keilmuan dan keislaman.
Dr. Parihat menjelaskan bahwa selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mengikuti rangkaian materi kelas besar dan kelas tutorial yang dirancang untuk memperkuat pemahaman keislaman, kepemimpinan, serta keterampilan ibadah yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Pesantren Calon Sarjana merupakan bagian dari proses pembentukan karakter lulusan Unisba dan menjadi salah satu prasyarat penting menjelang kelulusan mahasiswa. [ ]
Dok foto: Komhumas












