UNISBA Gelar Tasmi’ Mahasiswa dan Pengarahan Pesantren Mahasiswa Baru

Kegiatan Terpadu LPI3M: Tasmi’ Al-Qur’an dan Orientasi Pesantren Mahasiswa Baru Gelombang 3, 4, dan 5

 

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Universitas Islam Bandung (UNISBA) melalui Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (LPI3M) menyelenggarakan dua kegiatan penting secara bersamaan pada Kamis, 30 April 2026 di Masjid Al-Asy’ari UNISBA. Kedua kegiatan tersebut adalah Tasmi’ Mahasiswa UNISBA dan Pengarahan Pesantren Mahasiswa Baru (Maba) Gelombang 3, 4, dan 5 Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, serta diakhiri dengan sholat ashar berjamaan. Kegiatan ini diikuti oleh 600 mahasiswa yang antusias mengikuti dari awal hingga akhir, 30 April 2026.

Tasmi’ Al-Qur’an: Menguji Kualitas Hafalan dan Adab Mahasiswa

Tasmi’ merupakan kegiatan simak atau menyimak bacaan Al-Qur’an yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hafalan, kebenaran bacaan (tajwid), serta adab mahasiswa terhadap Kitab Suci Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, LPI3M UNISBA mengajak seluruh mahasiswa untuk meluangkan waktu bersama dalam suasana yang penuh keberkahan, guna memperkuat iman dan menambah keilmuan keislaman.

Kegiatan Tasmi’ ini dihadiri dan dipimpin oleh para dosen serta pembina dari LPI3M UNISBA, di antaranya Dr. Parihat, Dra., M.Si.; Dr. Fahmi Fatwa, S.Sy., M.Si.; Dr. M. Yunus, S.H.I., M.E.Sy.; Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag.; serta Dr. Panji Adam, S.Sy., M.H.

Kehadiran para akademisi berpengalaman di bidang keislaman ini memperkuat komitmen UNISBA dalam membina insan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai spiritual.

Mahasiswa UNISBA yang mengikuti kegiatan ini diwajibkan membawa Mushaf Al-Qur’an sebagai syarat keikutsertaan. Hal ini dimaksudkan agar suasana Tasmi’ lebih khidmat dan para mahasiswa dapat langsung menyimak serta mengikuti bacaan dengan saksama.

Pengarahan Pesantren Mahasiswa Baru: Persiapan Menyeluruh bagi Maba Gelombang 3–5

Bersamaan dengan kegiatan Tasmi’, LPI3M UNISBA juga menyelenggarakan Pengarahan Pesantren Mahasiswa Baru Gelombang 3, 4, dan 5 pada waktu yang sama.

Pengarahan ini merupakan sesi orientasi wajib yang ditujukan bagi seluruh mahasiswa baru yang akan mengikuti Program Pesantren Mahasiswa Baru UNISBA sebagai bagian dari kurikulum pembinaan keislaman kampus.

Dalam sesi pengarahan ini, mahasiswa baru mendapatkan pemaparan lengkap mengenai aturan dan tata cara mengikuti Pesantren Mahasiswa Baru, yang mencakup:

  • Tata tertib dan ketentuan selama menjalani kegiatan pesantren, termasuk kewajiban mengenakan pakaian syar’i dan menjaga adab selama di lingkungan pesantren;
  • Jadwal dan alur kegiatan harian selama pesantren berlangsung;
  • Sanksi dan konsekuensi bagi mahasiswa yang melanggar tata tertib pesantren.

Selain aspek administratif dan tata tertib, dalam pengarahan ini juga disampaikan gambaran materi-materi yang akan diperoleh mahasiswa selama mengikuti kegiatan Pesantren Mahasiswa Baru, antara lain:

  • Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an: pembinaan bacaan, tajwid, dan hafalan ayat-ayat pilihan;
  • Fiqih Ibadah: tata cara bersuci, shalat, dan ibadah-ibadah harian sesuai syariat Islam;
  • Akidah Islamiyah: penguatan fondasi keimanan dan akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah;
  • Akhlak dan Adab Islami: pembentukan karakter mahasiswa yang berakhlak mulia dalam kehidupan kampus dan bermasyarakat;
  • Sirah Nabawiyah: pengenalan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama bagi kaum muda Muslim.

Memperkuat Identitas Islami Mahasiswa UNISBA

Penggabungan antara kegiatan Tasmi’ dan Pengarahan Pesantren Mahasiswa Baru dalam satu momentum ini bukan tanpa alasan. LPI3M UNISBA ingin memastikan bahwa sejak awal perjalanan akademik mereka, mahasiswa baru sudah mendapatkan bekal spiritual yang cukup sebelum terjun lebih dalam ke dalam Program Pesantren.

Dengan demikian, ketika mahasiswa resmi mengikuti kegiatan pesantren, mereka telah memiliki kesiapan mental, spiritual, dan pemahaman teknis yang memadai.

Universitas Islam Bandung melalui LPI3M menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang keilmuan, tetapi juga tangguh dalam dimensi keislaman.

Program Pesantren Mahasiswa Baru merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi tersebut, sesuai dengan semangat UNISBA sebagai perguruan tinggi Islam yang berorientasi pada pembentukan insan mujahid, mujtahid, dan mujaddid.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh mahasiswa baru UNISBA Gelombang 3, 4, dan 5 dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, dan menjadi generasi muda Muslim yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat dan bangsa. [ ]

Dok foto: Humas Unisba