ok

GMH Gelar NGL Batch III, Siapkan Pemimpin Bertalenta Unggul

BERITAUNGGULAN.COM, BOGOR — Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) kembali menggelar program kaderisasi kepemimpinan Next Gen Leaders (NGL) Batch III yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Ar-Rohmah Training Center, Bogor. Kegiatan ini mengusung tema “Mahasiswa Muslim Bertalenta Unggul Bersatu untuk Indonesia Emas 2045.”

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PP GMH dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kepedulian sosial untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional di masa mendatang.

Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, menegaskan bahwa terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan semangat pengabdian yang kuat.

“Indonesia Emas tidak hadir dengan sendirinya. Dibutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang dipersiapkan sejak sekarang, memiliki kemampuan berkolaborasi, berintegritas, dan berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan umat,” kata Rizki.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah tokoh dan praktisi yang berpengalaman di bidangnya. Mereka di antaranya Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., Penasihat Ahli BNN RI; Dr. dr. Andi Afdal A., M.B.A., AAK, Direktur Operasi Perum BULOG; Muhammad Isnaeni, S.E., dari Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI; serta Marzan Safrudin, S.Pd.I., M.Pd., Direktur Pendidikan Ar-Rohmah Bogor Boarding School.

Menurut Rizki, kehadiran para narasumber tersebut bertujuan memperluas perspektif peserta mengenai berbagai isu strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, pembangunan sosial, hingga kepemimpinan dan kebangsaan.

Selain mengikuti sesi materi, peserta juga dibekali berbagai pelatihan pengembangan kapasitas yang difokuskan pada peningkatan kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, kerja sama tim, kepemimpinan strategis, serta ketangguhan mental sebagai calon pemimpin masa depan.

PP GMH menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa. Karena itu, proses kaderisasi harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan profesional, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Talenta yang dimiliki generasi muda harus diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Dengan persatuan, kolaborasi, dan karakter yang kuat, mahasiswa dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadaban,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Next Gen Leaders Batch III, PP GMH berharap lahir kader-kader muda yang siap menjadi agen perubahan, pemimpin masa depan, serta kontributor aktif dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.