Unisba dan Untag Samarinda Perkuat Kerja Sama Melalui Pengembangan Program Kolaboratif

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG  – Universitas Islam Bandung (Unisba) menerima kunjungan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda dalam rangka penguatan tindak lanjut kerja sama dan pengembangan program kolaboratif antarkedua perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung LPPM Unisba pada Senin (15/6/2026).

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama Unisba, Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., kemudian sambutan dari Rektor Untag Samarinda, Dr. Zuhdi Yahya, M.P. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama Unisba, sebelum ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba, Dr. Asnita Frida Sebayang, S.E., M.Si., serta Kepala Bagian Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Unisba, Prof. Dr. Neneng Nurhasanah, Dra., M.Hum.

Dalam sambutannya, Prof. Ratna Januarita berharap pertemuan yang telah terjalin antara kedua institusi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program yang lebih konkret dan produktif. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi kedua perguruan tinggi.

“Ada beberapa hal yang mudah-mudahan dari pertemuan kita sebelumnya ataupun hari ini bisa kita tindaklanjuti dalam berbagai program atau kegiatan yang lebih konkret, sehingga kunjungan Bapak dan Ibu ke Bandung tidak hanya terbatas pada agenda utama, tetapi juga menghasilkan hal-hal produktif yang dapat menjadi catatan kinerja maupun evidence kita bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan kerja sama dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuk kolaborasi yang dinilai paling memungkinkan untuk segera direalisasikan adalah penulisan karya ilmiah bersama.

“Yang paling mungkin dan paling tepat dibandingkan kegiatan lain yang membutuhkan banyak persiapan adalah join writing atau menulis bersama. Selain itu, kami memiliki 52 jurnal yang dapat menjadi alternatif publikasi, termasuk beberapa jurnal internasional,” kata Prof. Ratna.

Selain publikasi ilmiah, Unisba juga membuka peluang kolaborasi dalam program pengabdian kepada masyarakat serta pengajuan berbagai hibah penelitian dan pengabdian, baik yang bersumber dari internal kampus maupun lembaga eksternal.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Ratna juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan balasan yang dilakukan Untag Samarinda. Menurutnya, hubungan baik yang dibangun melalui silaturahmi antarlembaga menjadi modal penting dalam memperkuat kerja sama akademik di masa mendatang.

“Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Pak Rektor atas kunjungan balasan ini. Kita saling bersilaturahmi dan selalu yakin bahwa dalam setiap silaturahmi terdapat keberkahan dari Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Untag Samarinda, Dr. Zuhdi Yahya, M.P., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari hubungan yang telah terjalin sebelumnya antara kedua perguruan tinggi. Ia mengapresiasi kunjungan-kunjungan yang telah dilakukan pihak Unisba ke Samarinda dan berharap kerja sama yang telah dirintis dapat terus berkembang.

“Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan. Sebelumnya Pak Rektor Unisba maupun rekan-rekan dari Unisba sudah beberapa kali berkunjung ke Untag Samarinda. Pada hari ini kami juga akan banyak belajar dari Unisba,” ujarnya.

Dr. Zuhdi menjelaskan bahwa Untag Samarinda merupakan salah satu perguruan tinggi senior di Kalimantan Timur yang berdiri sejak tahun 1963. Meski demikian, ia mengakui masih banyak hal yang perlu dikembangkan dan dipelajari, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas institusi.

“Saya kira hari ini akan banyak hal yang bisa kita diskusikan dan sangat menarik, apalagi ketika berbicara tentang Unisba yang memiliki diferensiasi kuat melalui nilai-nilai keislamannya. Itu menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk dipelajari,” katanya.

Melalui pertemuan ini, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program kolaboratif yang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan institusi, peningkatan kualitas akademik, serta kontribusi kepada masyarakat. [ ]

Dok foto: Humas