BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG – Sebanyak 20 mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) mengikuti Kunjungan Akademik ke Kantor Pusat Bank Jabar Banten (BJB) Syariah pada Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran langsung mengenai implementasi manajemen pajak pada industri perbankan syariah.
Peserta kunjungan terdiri atas mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Manajemen Pajak, anggota Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani), serta pengurus Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMASI) Unisba. Kegiatan didampingi oleh dosen Program Studi Akuntansi FEB Unisba, Asri Suangga, S.E., M.Si., dan Andhika Anandya, S.E., M.Ak., Ak.
Rombongan diterima oleh Pemimpin Divisi Pengendalian Keuangan BJB Syariah, Siti Zahrah, yang memperkenalkan profil perusahaan serta memberikan gambaran mengenai karakteristik industri perbankan syariah. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa industri perbankan merupakan sektor yang highly regulated, sehingga memerlukan komitmen tinggi dalam menjaga kepatuhan terhadap berbagai regulasi, termasuk di bidang perpajakan.
Materi utama bertajuk “Implementasi Manajemen Pajak pada Industri Perbankan Syariah” disampaikan oleh Pemimpin Unit Perpajakan BJB Syariah, Abdul Majid, bersama tim Unit Perpajakan BJB Syariah. Materi mencakup profil perusahaan, gambaran umum implementasi perpajakan di lingkungan BJB Syariah, serta penerapan manajemen pajak sebagai bagian dari tata kelola perusahaan.
Dalam sesi tersebut dijelaskan bahwa manajemen pajak merupakan upaya perusahaan untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara benar sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus melakukan efisiensi beban pajak melalui langkah-langkah yang legal. Bagi industri perbankan, penerapan manajemen pajak memiliki peran strategis karena tingginya volume transaksi keuangan, kompleksitas kewajiban perpajakan, serta ketatnya pengawasan dari regulator.
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan perpajakan, BJB Syariah menerapkan berbagai tahapan yang meliputi tax planning, tax compliance, tax equalization, dan tax review. Keempat proses tersebut dilaksanakan secara terintegrasi untuk mendukung efisiensi pajak sekaligus memastikan tingkat kepatuhan yang optimal terhadap ketentuan perpajakan.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami berbagai tantangan pengelolaan perpajakan di sektor perbankan syariah, perkembangan regulasi perpajakan, serta kompetensi yang dibutuhkan oleh calon akuntan dalam menghadapi dinamika industri jasa keuangan.
Melalui kunjungan akademik ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang menghubungkan konsep manajemen pajak yang dipelajari di ruang kuliah dengan praktik yang diterapkan di dunia industri. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman akademik sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.
Kegiatan ini juga mencerminkan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri yang sejalan dengan arah kebijakan Kampus Berdampak. Selain memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, sinergi tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran berbasis pengalaman, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kompetensi lulusan, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui kolaborasi dengan sektor industri, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan yang berkelanjutan.
Program Studi Akuntansi FEB Unisba berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesionalisme, dan kemampuan adaptasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. [ ]
Dok foto: Unisba












