BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Admisi menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Koordinasi OSIS Sekolah Menengah Atas se-Bandung Raya dengan tema “Step Up to Your Future”, pada Jumat (6/2/2026) bertempat di Auditorium Unisba.
Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua OSIS SMA dari Bandung dan sekitarnya, sebagai upaya membekali pemimpin muda agar siap melangkah lebih jauh dalam merancang masa depan.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran yang relevan dengan kehidupan generasi muda, khususnya bagi para Ketua OSIS yang tidak hanya dituntut aktif dalam organisasi, tetapi juga siap tumbuh, mengenali diri, dan mengambil peran kepemimpinan yang lebih besar di masa depan.
Peserta mendapatkan materi seputar pengenalan diri, potensi diri, nilai-nilai personal (values), serta perencanaan karier, yang disampaikan secara interaktif dan aplikatif.
Melalui kegiatan ini, para Ketua OSIS diajak memahami bahwa kepemimpinan tidak berhenti pada aktivitas organisasi di sekolah, melainkan menjadi bekal penting untuk menentukan arah hidup dan karier ke depan.
Sebagai narasumber, hadir Dosen Fakultas Psikologi Unisba, Tia Inayatillah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang menekankan pentingnya mengenali diri dan nilai-nilai yang telah terbentuk sejak kecil sebagai kompas dalam memilih karier.
Ia menjelaskan bahwa setiap individu memiliki value yang berbeda-beda, seperti orientasi pada pencapaian (achievement), hubungan sosial (connection), tanggung jawab terhadap orang lain, kesejahteraan keluarga, hingga makna dan cinta dalam pekerjaan.
“Kita sudah belajar dua hal penting. Pertama, mengenali diri. Kedua, menyadari bahwa diri kita memiliki value yang sudah ada sejak kecil dan akan mengantarkan kita sampai dewasa. Value inilah yang akan mengarahkan kita dalam memilih karier,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap orang tidak diciptakan untuk selalu menjadi “hebat” menurut standar tertentu. Yang terpenting adalah mengikuti suara hati dan tetap selaras dengan nilai diri, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan atau kondisi yang tidak ideal.
“Karier bukan hanya tentang jurusan atau pekerjaan. Karier adalah tentang apakah di akhir hayat kita merasa puas karena telah melakukan sesuatu yang bermakna bagi orang lain,” tambahnya.
Dalam sesi tersebut, Tia Inayatillah juga mengingatkan lima kemampuan penting yang perlu dimiliki generasi muda di tengah tantangan zaman saat ini, yaitu curiosity, persistence, flexibility, optimism, dan risk-taking. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan fleksibilitas menjadi kunci untuk tetap bertahan dan berkembang di masa depan yang penuh ketidakpastian. [ ]
Dok foto: Unisba












