Airena Belajar Bekali Mahasiswa Unisba Kuasai AI

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG – Universitas Islam Bandung (Unisba) berkolaborasi dengan IM3 menghadirkan workshop bertajuk Airena Belajar dengan tema “Ngulik AI bersama para Expert” pada Kamis (2/7), di Auditorium Lantai 8 Gedung Dekanat Unisba. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) secara produktif dan bertanggung jawab.

Workshop menghadirkan rangkaian kegiatan yang interaktif, mulai dari talkshow, ice breaking dan quick quiz, hingga demonstrasi langsung penggunaan VEO3, teknologi AI generatif yang mampu menghasilkan konten video. Adapun sesi talkshow menghadirkan tiga narasumber, yakni Aditya Fakhri Riansyah, S.Kom., selaku AI Educator & Fullstack Trainer, Azman Hamdika sebagai Own Base Management Circle Jakarta Raya, serta Dhiya’ul Haq Permana, Google Student Ambassador sekaligus mahasiswa Program Studi Statistika Unisba.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba, Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Unisba dan Indosat Ooredoo Hutchison sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang AI.

“Teman-teman yang saya banggakan, tentunya dengan kehadiran Indosat di Universitas Islam Bandung, kami selain mengapresiasi ini juga betul-betul komitmen yang kita butuhkan untuk upscaling kemampuan AI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa AI kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan dunia kerja sehingga mahasiswa perlu mampu berkolaborasi dengan teknologi tersebut, bukan sekadar menggunakannya.

“AI itu sekarang tidak bisa lagi kita hindari. Tapi kita harus bisa bekerja bersama AI. Dan salah satu pekerjaan yang akan muncul di masa kini maupun masa mendatang adalah kemampuan melakukan prompting. AI harus menjadi teman belajar. Karena itu saya senang dengan nama AIRENA, arena untuk belajar,” katanya.

Menurutnya, pemanfaatan AI harus dibarengi dengan kemampuan berpikir kritis agar teknologi tersebut dapat menghasilkan solusi yang benar-benar relevan. “Kalau bekerja bersama AI tetapi tidak memiliki critical thinking, kita justru bisa dibodohi oleh AI. AI dapat menghasilkan jawaban yang tidak sesuai dengan kebutuhan ataupun pemecahan masalah yang kita inginkan,” tambahnya.

Frida juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi diri serta memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang mencetak sumber daya manusia unggul. Ia berharap kolaborasi antara Unisba dan Indosat dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan akademik maupun kemahasiswaan.

Sementara itu, Head of Sales IM3 West Java Inner Indosat Ooredoo Hutchison, Ahmad Fahmy, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Airena merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam memperluas akses masyarakat terhadap teknologi AI kelas dunia melalui kolaborasi dengan Google Indonesia.

“Misi Indosat adalah memberikan konektivitas sekaligus memperluas akses teknologi AI kelas dunia untuk membantu kesejahteraan mahasiswa dan masyarakat. Salah satunya melalui kolaborasi bersama Unisba dalam program AI Arena atau arena belajar ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi AI Gemini di kalangan mahasiswa melalui berbagai aktivitas edukatif, seperti seminar mengenai prompting, pelatihan pembuatan video edukasi menggunakan Nano Banana, hingga kompetisi prompting yang didukung langsung oleh modul latihan dari Google.

“Dengan program ini harapannya kami dari Indosat dapat membantu mempermudah mahasiswa Unisba dalam meningkatkan karya dan produktivitas di masa depan,” tuturnya.

Melalui penyelenggaraan Airena Belajar, Unisba bersama IM3 dan Google Indonesia berharap mahasiswa tidak hanya mengenal perkembangan teknologi AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab untuk mendukung proses pembelajaran maupun menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa depan. [ ]

Dok foto: HUMAS