BERITAUNGGULAN.COM, KOREA SELATAN – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (FEB UNISBA) terus memperkuat internasionalisasi pendidikan melalui Mobility Program dan Industrial Visit ke Korea International Trade Association (KITA) serta Busan Port Authority (BPA), Busan, Korea Selatan.
Kegiatan yang berlangsung pada 5–11 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian NOBIST x 3rd International Conference on Business, Accounting and Commerce (ICoBAC) 2026. Program ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Prodi Manajemen FEB UNISBA sebagai upaya memperkaya pengalaman akademik sekaligus memberikan pembelajaran langsung dari dunia industri internasional.
Dalam kunjungan ke Korea International Trade Association (KITA), delegasi memperoleh pemahaman mengenai strategi pengembangan perdagangan internasional, peningkatan daya saing ekspor, perluasan akses pasar global, serta peran organisasi perdagangan dalam memperkuat ekosistem bisnis. Peserta juga mempelajari bagaimana kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menciptakan perdagangan yang berdaya saing di tingkat global.
Selain itu, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di era ekonomi global, mulai dari digitalisasi perdagangan, perubahan preferensi pasar, hingga pentingnya inovasi dan jejaring internasional dalam meningkatkan daya saing perusahaan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Busan Port Authority (BPA), pengelola Pelabuhan Busan yang merupakan salah satu pelabuhan peti kemas terbesar di dunia. Pada kesempatan tersebut, peserta mempelajari sistem pengelolaan pelabuhan modern yang mengintegrasikan teknologi digital, efisiensi operasional, konektivitas antarmoda transportasi, serta koordinasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran rantai pasok global.
Delegasi juga memperoleh gambaran mengenai peran strategis pelabuhan sebagai simpul utama perdagangan internasional yang tidak hanya melayani aktivitas bongkar muat barang, tetapi juga menjadi penggerak investasi, pengembangan kawasan industri, serta pertumbuhan ekonomi regional.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa mampu menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan, khususnya pada bidang manajemen operasi, manajemen rantai pasok, logistik, perdagangan internasional, dan strategi bisnis. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa dalam memahami dinamika bisnis global yang terus berkembang.
Selain aspek akademik, Mobility Program juga memberikan pengalaman lintas budaya yang memperkuat kemampuan komunikasi internasional, kerja sama tim, adaptasi, serta kepemimpinan mahasiswa di lingkungan global.
Ketua Program Studi Manajemen FEB UNISBA menyampaikan bahwa kegiatan internasional semacam ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global, kompetensi profesional, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memahami praktik terbaik yang diterapkan oleh institusi dan industri kelas dunia. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membangun daya saing lulusan di tingkat internasional,” ujarnya.
Melalui Mobility Program dan Industrial Visit ke KITA dan Busan Port Authority, FEB UNISBA juga memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan berbagai institusi pendidikan maupun industri di Korea Selatan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta pengembangan inovasi yang memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Keikutsertaan dalam rangkaian NOBIST x 3rd ICoBAC 2026 menjadi bukti komitmen Prodi Manajemen FEB UNISBA dalam menghadirkan pembelajaran berstandar internasional. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan mampu menginspirasi lahirnya inovasi dan pengembangan kajian di bidang perdagangan global, logistik, serta manajemen rantai pasok yang relevan dengan kebutuhan pembangunan ekonomi Indonesia. [ ]
Dok foto: Unisba












