FEB Unisba Bekali Mahasiswa Literasi Investasi dan Pasar Modal

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Kemudahan mengakses informasi investasi melalui media digital membuka peluang bagi generasi muda untuk mulai merencanakan masa depan keuangannya. Namun, tanpa pemahaman yang baik, investasi juga dapat membawa risiko, terutama jika keputusan diambil hanya karena mengikuti tren.

Untuk meningkatkan pemahaman tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (FEB Unisba) bekerja sama dengan InilahKoran dan Bank BJB menggelar Roadshow Sosialisasi Edukasi Investasi dan Saham bertema “Gen Z Melek Investasi” di Auditorium Gedung Dekanat Unisba, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengenal dunia investasi dan pasar modal, memahami peluang serta risikonya, sekaligus membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

Dekan FEB Unisba, Prof. Dr. Sri Fadilah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA., mengatakan bahwa literasi investasi semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital. Saat ini, informasi mengenai saham dan berbagai instrumen investasi dapat diperoleh dengan mudah, tetapi belum tentu seluruh informasi tersebut benar dan dapat dipercaya.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, memahami risiko, dan mengambil keputusan investasi berdasarkan pertimbangan yang matang.

“Literasi investasi bukan sekadar pengetahuan tentang bagaimana membeli saham atau memperoleh keuntungan, tetapi juga mencakup kemampuan memahami karakteristik instrumen keuangan, menilai risiko dan potensi imbal hasil, serta mengambil keputusan secara rasional dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa investasi bukan cara instan untuk menjadi kaya. Sebelum mulai berinvestasi, mahasiswa perlu memiliki perencanaan keuangan yang baik, termasuk membiasakan diri mengatur pengeluaran, menabung, dan menyiapkan dana darurat.

“Jangan hanya menjadi generasi yang mengikuti tren investasi, tetapi jadilah generasi yang memahami alasan di balik setiap keputusan investasi,” pesannya.

Prof. Sri Fadilah berharap kegiatan ini dapat menghubungkan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di ruang kuliah dengan pengalaman para praktisi industri keuangan. Pembelajaran tersebut juga menjadi bagian dari komitmen FEB Unisba dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik sekaligus memahami kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Sebagai bagian dari Unisba, pemahaman keuangan juga harus dilandasi nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, amanah, kehati-hatian, dan tanggung jawab. “Mahasiswa tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mampu mengambil keputusan ekonomi secara etis,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama InilahKoran, Tantan Sulthon, M.Sos., mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh gaya hidup konsumtif dan tren keuangan di media sosial.

Menurutnya, salah satu tantangan generasi muda saat ini adalah membedakan kebutuhan dan keinginan. Kemudahan bertransaksi melalui layanan digital juga dapat mendorong perilaku impulsif apabila tidak disertai kemampuan mengelola keuangan.

“Mengelola uang yang baik itu bukan seberapa besar penghasilan kita, tetapi seberapa bijak kita menggunakan dan menginvestasikan apa yang kita punya,” katanya.

Tantan menilai, edukasi keuangan menjadi penting agar mahasiswa tidak terjebak dalam perilaku fear of missing out (FOMO), termasuk ketika mengambil keputusan investasi hanya karena melihat orang lain memperoleh keuntungan.

Ia juga menegaskan bahwa media memiliki peran untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, bukan sekadar menyampaikan informasi. Melalui kegiatan ini, InilahKoran ingin berkontribusi dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pengelolaan keuangan.

Tantan berharap mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh serta membagikannya kepada teman dan keluarga sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas.

Roadshow ini menghadirkan empat narasumber, yakni Dr. Lasmanah, S.E., M.Si., dosen Program Studi Manajemen FEB Unisba; Trini Ramahati, BJB; Maman Rukmana, Pimpinan Dana dan Jasa Konsumer Bank BJB; serta Dr. Maryadi Suwondo, S.E., M.M., CSA., CRP., Direktur Utama BJB Sekuritas. Diskusi dipandu oleh Dr. Rabiatul Adwiyah, S.E., M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni dan Kerja Sama FEB Unisba.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya membangun pola pikir investasi yang sehat, mengenali berbagai instrumen keuangan, serta mempertimbangkan peluang dan risiko sebelum mengambil keputusan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Unisba mewujudkan kampus berdampak, dengan menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga memberikan bekal praktis bagi mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi investasi ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). [ ]

Dok foto: Unisba