BERITAUNGGULAN.COM, JAKARTA – Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) turut ambil bagian secara aktif dalam agenda Peluncuran Kolaborasi Indonesia Berdaya yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (12/2). Kegiatan ini menjadi momentum penting karena melibatkan sinergi berbagai lembaga amil zakat di Indonesia dalam memperkuat program pemberdayaan masyarakat secara terarah.
Peluncuran Kolaborasi Indonesia Berdaya dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas dampak zakat, infak, dan sedekah agar semakin efektif dalam membantu masyarakat rentan. Sinergi lintas lembaga ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan program-program yang terukur, transparan, serta berkelanjutan.
Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efektivitas penyaluran dana sosial umat, tetapi juga menghadirkan solusi nyata untuk persoalan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Melalui kerja sama antarlembaga, program pemberdayaan dapat disalurkan lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang memberikan sambutan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menekan angka kemiskinan nasional.
“Pemerintah berikhtiar menurunkan angka kemiskinan hingga 5 persen pada tahun 2029,” ujar Muhaimin Iskandar di hadapan para peserta kegiatan.
Sebagai bagian dari kontribusi nyata, BMH menyalurkan paket pendidikan kepada 50 anak yang berasal dari keluarga prasejahtera. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Salah satu penerima manfaat adalah Raihan Pratama (10). Dengan wajah penuh kegembiraan, Raihan mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang ia terima.
“Alhamdulillah senang banget, saya mendapat bantuan paket pendidikan dari BMH,” ungkap Raihan.
Program bantuan pendidikan ini menjadi bukti bahwa zakat dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat menjadi jalan bagi anak-anak bangsa untuk tetap mengakses pendidikan dengan layak. Bantuan berupa perlengkapan sekolah ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masa depan mereka.
Melalui Kolaborasi Indonesia Berdaya, diharapkan semakin banyak program pemberdayaan yang mampu menjangkau masyarakat luas, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dukungan publik terhadap gerakan ini menjadi kunci penting agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat terus meluas serta menghadirkan perubahan nyata bagi Indonesia./Herim












