Mahasiswa UNISA Bandung Tawarkan Solusi Sosial Lewat Pameran Projek MKWK

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Sebanyak 32 kelompok mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Bandung menampilkan berbagai karya inovatif dalam Pameran Projek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) bertema “Aktualisasi Nilai Keislaman dan Kebangsaan dalam Menjawab Persoalan Sosial.” Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) melalui karya berupa video kreatif edukatif dan esai reflektif yang mengangkat berbagai isu sosial di masyarakat.

Ketua Pelaksana Pameran Projek MKWK, Maisa Azizah Asmara, S.E., M.M., MOS., ESB mengatakan bahwa Pameran Projek MKWK merupakan bagian dari implementasi pembelajaran yang dirancang untuk mengintegrasikan capaian pembelajaran mata kuliah wajib kurikulum dengan pengalaman belajar yang kontekstual.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dalam bentuk solusi kreatif terhadap berbagai persoalan sosial.

Maisa juga menjelaskan bahwa antusiasme mahasiswa pada penyelenggaraan tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 32 kelompok dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan proyek pembelajaran yang terdiri atas video kreatif edukatif dan esai reflektif.

“Peserta berasal dari Program Studi Kebidanan, Keperawatan, Pariwisata, Perdagangan Internasional, serta Desain Komunikasi Visual. Beragam karya yang ditampilkan mengangkat isu-isu sosial melalui pendekatan yang kreatif, reflektif, dan solutif, sekaligus menjadi sarana pengembangan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, serta penguatan karakter mahasiswa,” tutur Maisa, Rabu (22/07/2026).

Selain itu, Maisa juga mengatakan bahwa seluruh karya yang dipamerkan telah melalui proses penilaian Dosen.
“Penilaian dilakukan berdasarkan kesesuaian tema, integrasi nilai-nilai MKWK, kreativitas, kualitas penyajian, hingga kedalaman refleksi pada setiap karya,” tuturnya.

Wakil Rektor I Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Dr. Ami Kamila, S.ST., M.Kes., mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menghasilkan karya yang lahir dari proses pembelajaran berbasis proyek. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

“Kami berharap nilai-nilai yang dipelajari melalui Projek MKWK tidak berhenti pada proses pembelajaran di kelas maupun pameran karya semata, tetapi dapat diinternalisasikan dalam diri setiap mahasiswa dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud karakter lulusan Universitas ‘Aisyiyah Bandung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembelajaran berbasis proyek menjadi salah satu pendekatan yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kepekaan sosial sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan profesionalisme dalam setiap proses belajar.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Bandung  diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. [ ]

Dok foto: UNISA Bandung