BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Dua kegiatan pembinaan sekaligus pada akhir Januari hingga awal Februari 2026, telah diselenggarakan Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid (LPI3M) Universitas Islam Bandung (Unisba), yakni Pelatihan Public Speaking Islami dan Kursus Pranikah “Membangun Keluarga Harmonis”.
Kedua program ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membentuk insan akademik dan masyarakat yang unggul secara komunikasi, matang secara emosional, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Pelatihan Public Speaking Islami dilaksanakan pada Sabtu–Ahad, 31 Januari–1 Februari 2026, bertempat di Aula Pascasarjana Unisba dan Gedung LPPM Lantai 3, mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi peserta agar mampu berbicara di depan umum secara efektif, sistematis, dan beretika Islami.
Sebanyak 55 peserta mengikuti pelatihan yang menghadirkan narasumber berpengalaman, di antaranya Dr. Parihat, Dra., M.Si.; Dr. Muhammad Fadli, S.Sos., M.Si.; Dr. Nova Yuliati, Dra., M.Si.; Riza Hernawati, S.Sos., M.Kom.; serta Asep Ahmad Siddiq, Drs., M.Si.
Materi yang disampaikan meliputi public speaking Islami, manajemen acara, teknik memandu acara, keterampilan berbahasa, hingga penyusunan rundown kegiatan. Peserta memperoleh sertifikat elektronik dan materi pelatihan sebagai bekal pengembangan diri.
“Kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh kita karena ilmu public speaking itu dibutuhkan oleh hamper semua orang yang memang sehari-hari diharuskan berinteraksi dengan orang lain, udah mah gratis, dapet ilmu, dapet sertifikat. Sering-sering aja Unisba ngadain acara kaya gini,” ungkap salah satu peserta pelatihan, Sandrina Kayla.
Pelatihan dihadiri oleh 55 peserta, setiap peserta memperoleh sertifikat elektronik dan materi pelatihan lengkap. Melalui kegiatan ini, LPI3M Unisba berharap dapat melahirkan insan akademik yang komunikatif, profesional, serta mampu menyampaikan pesan dengan adab dan akhlak mulia, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Rangkaian pembinaan dilanjutkan dengan Kursus Pranikah “Membangun Keluarga Harmonis” yang digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Gedung LPPM UNISBA Lantai 3, pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Kegiatan ini dirancang sebagai upaya edukatif dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri agar memahami hak dan kewajiban dalam rumah tangga serta mampu membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Para narasumber yang hadir antara lain Dr. Aep Saepudin, Drs., M.Ag.; Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag.; Dr. Yunitia Sari, S.Psi., M.Psi.; Dr. Asep Ramdan Hidayat, Drs., M.Si.; Prof. Dr. Nunung Nurhayati, S.E., M.Si.; serta Dr. Parihat, Dra., M.Si.
Materi yang dibahas mencakup dasar dan tujuan menikah, hak dan kewajiban suami istri, perspektif psikologi perkawinan, etika hubungan suami istri, manajemen keuangan keluarga, serta solusi atas problematika rumah tangga.
Ketua Pelaksana kegiatan yang juga merupakan Kepala Bagian Pendidikan Agama Islam, Pesantren dan Pengembangan Kepribadian (PAIPPK) LPI3M Unisba, Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag., menyampaikan bahwa kursus pranikah ini digelar sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan edukasi pranikah yang sistematis dan berbasis nilai-nilai Islam.
Banyak persoalan rumah tangga yang berawal dari kurangnya pemahaman tentang peran, tanggung jawab, komunikasi, serta pengelolaan konflik dan keuangan.
“Pernikahan bukan sekadar akad, melainkan ibadah panjang yang membutuhkan ilmu, kesiapan mental, serta komitmen bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa membangun keluarga harmonis harus dimulai dengan persiapan yang matang,” ujar Ketua Pelaksana.
Kedua kegiatan ini terbuka untuk mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum dengan jumlah peserta terbatas. Selain memperoleh e-sertifikat dan e-materi, peserta juga mendapatkan penguatan wawasan praktis yang aplikatif dalam kehidupan akademik maupun rumah tangga.
Melalui pelaksanaan Pelatihan Public Speaking Islami dan Kursus Pranikah ini, LPI3M Unisba menegaskan perannya dalam membina insan yang tidak hanya cakap menyampaikan gagasan di ruang publik, tetapi juga siap membangun keluarga yang kokoh dan harmonis, sebagai fondasi lahirnya generasi unggul yang berakhlak mulia dan berkontribusi bagi umat serta bangsa. [ ]
Dok foto: LPI3M Unisba












