BERITAUNGGULAN.COM, JAKARTA – Kamis (16/04/2026) Perjalanan menuju hidup sehat bukanlah sebuah lari sprint, melainkan marathon yang membutuhkan dedikasi dan dukungan komunitas yang kuat. Semangat inilah yang melandasi acara “Reborn and Refined: Celebrating the New Habit,” sebuah kegiatan Healthy Gathering, Share, and Caring yang diselenggarakan oleh Klinik Digestihealth di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.
Acara ini menjadi wadah pertemuan bagi pasien pra-operasi, pasca-operasi, serta tim medis ahli untuk berbagi inspirasi dan edukasi medis yang mendalam. Digestihealth, yang dipimpin oleh DR. dr. Peter Ian Limas, SpB, KBD, dikenal sebagai pionir dalam penanganan obesitas dan GERD melalui teknik bedah minimal invasif yang akurat dan diakui secara internasional. Bersama tim ahli seperti DR dr. Sugiharto P, Sp.B-KBD dan DR dr. Jeffrey, Sp.B,KBD, mereka telah membantu ribuan pasien mencapai tingkat kepuasan hingga 99%.
Edukasi Medis: Memahami Suka Duka dan Risiko
Dalam sesi edukasi, Dr. dr. Jeffrey Sp.B-KBD memaparkan materi penting mengenai “Suka Duka Menjadi Dokter Bariatrik.” Ia menekankan bahwa kebahagiaan terbesar seorang dokter adalah menyaksikan transformasi hidup pasien secara langsung, namun tantangan utamanya adalah mengelola ekspektasi dan memastikan kepatuhan pasien terhadap gaya hidup baru.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai komplikasi medis yang mungkin terjadi, seperti:
- Dumping Syndrome: Kumpulan gejala seperti mual dan pusing yang terjadi jika makanan bergerak terlalu cepat ke usus kecil. Pencegahannya adalah dengan makan porsi kecil dan menghindari makanan tinggi gula.
- Kebocoran Anastomosis (Leakage): Salah satu komplikasi serius yang membutuhkan diagnosis dini melalui CT scan.
- Penyusutan Hati: Pentingnya diet rendah kalori sebelum operasi untuk mengecilkan hati, sehingga memudahkan akses bedah dan mengurangi risiko komplikasi.
Ibu Fanny selaku Public Relation dan Marketing Manager Klinik digestihealth mengatakan bahwa berbagi Inspirasi dan Keceriaan Suasana haru sekaligus membanggakan menyelimuti sesi sharing yang menghadirkan Ibu Ryta, Pak Martin/Rudy Hendarto, dan Ibu Gabriella Tosca. Mereka membagikan kisah perjuangan melepaskan beban berat badan dan penyakit penyerta seperti diabetes dan hipertensi dalam kegiatan “Digesthealth Reborn and Refined Celebrating The New Habit Joint us Healty Gathering Share and Caring.
Tak hanya edukasi serius, acara ini dimeriahkan dengan berbagai permainan interaktif seperti “Tebak Fakta atau Mitos” dan “Tebak Berat Badan Turun”. Para pemenang membawa pulang hadiah menarik, mulai dari produk nutrisi hingga voucher menginap di Hotel Ciputra.
Acara ini dapat terselenggara berkat dukungan para sponsor. Melalui kegiatan ini, Digestihealth membuktikan bahwa mereka bukan sekadar klinik bedah, melainkan keluarga yang mendampingi setiap langkah pasien menuju versi diri yang lebih baik.
Kisah Transformasi di Balik Bedah Bariatrik Digestihealth
Bagi banyak orang, obesitas bukan sekadar angka di atas timbangan, melainkan beban fisik dan mental yang membatasi mimpi. Di tengah perjuangan tersebut, komunitas Digestihealth hadir sebagai secercah harapan. Melalui acara “Reborn and Refined” yang digelar di Jakarta baru-baru ini, terungkap bahwa perjalanan menuju sehat bukanlah sebuah perlombaan singkat, melainkan sebuah transformasi hidup yang mendalam.
Lebih dari Sekadar Prosedur Medis Bedah bariatrik seringkali disalahartikan sebagai “jalan pintas”. Namun, menurut DR. dr. Peter Ian Limas, SpB, KBD, ini adalah sebuah “Pilihan Rasional” bagi mereka yang telah gagal dengan diet konvensional. Bedah ini bekerja dengan dua mekanisme utama:
- Restriktif: Mengecilkan kapasitas lambung (seperti pada Sleeve Gastrectomy).
- Malabsorptif: Mengurangi penyerapan nutrisi (seperti pada Gastric Bypass).
Mengenal Risiko dengan Transparansi Keunggulan Digestihealth terletak pada keterbukaan informasinya. Dalam sesi edukasi, Dr. dr. Jeffrey Sp.B-KBD menekankan pentingnya memahami efek samping seperti Dumping Syndrome (mual akibat makanan manis yang bergerak terlalu cepat) dan pentingnya persiapan pra-operasi seperti diet rendah kalori untuk mengecilkan hati. Kejujuran medis inilah yang membawa tingkat kepuasan pasien mencapai 99%.
Bukan Sekadar Klinik, Tapi Keluarga Kisah sukses Ibu Ryta dan rekan-rekan lainnya yang berhasil lepas dari belenggu diabetes dan hipertensi menjadi bukti nyata. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dan teknik minimal invasif (sayatan kecil), tim medis yang terdiri dari Dr. dr. Peter Ian Limas Sp.B-KBD, Dr. dr. Sugiharto P Sp.B-KBD, dan Dr. dr. Jeffrey Sp.B-KBD tidak hanya memperbaiki fisik, tapi juga mengembalikan kepercayaan diri pasien. Transformasi ini membuktikan bahwa dengan teknologi yang tepat dan dukungan komunitas yang kuat, hidup sehat yang berkualitas bukanlah sekadar angan-angan.
Jika Anda atau orang terkasih sedang berjuang dengan obesitas atau GERD kronis, Digestihealth menawarkan solusi medis kelas dunia dengan sentuhan personal.
Mengapa Memilih digestihealth?
- Keahlian: Lebih dari 10 tahun pengalaman dalam bedah digestif.
- Teknologi: Teknik minimal invasif untuk pemulihan lebih cepat.
- Aksesibilitas: Praktik di tiga RS besar (Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan).
- Layanan: Konsultasi gratis dan privasi terjamin.
Hubungi Kami: Alamat: Jl. Joglo Raya No. 48, Ruko Maisonette, Jakarta Barat. WhatsApp: 0811-8802-2650 Email: digestihealthbariatrics@gmail.com, Website: digestihealth.co.id












