Program BAHAGIA & INDAH PYI: Bantuan Lengkap untuk Dhuafa di Pelosok Bandung Barat

BERITAUNGGULAN.COM, CISARUA — Hujan harapan kembali hadir bagi masyarakat di pelosok Bandung Barat melalui aksi kepedulian Laznas PYI Yatim dan Zakat. Sebanyak 50 petani dan buruh tani dhuafa di Kampung Tugu 1, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menerima bantuan kebutuhan dasar sekaligus dukungan untuk aktivitas keagamaan pada Jumat (28/8/2026).

Penyaluran tersebut merupakan bagian dari Program BAHAGIA (Bantuan Harapan Bagi Dhuafa) dan Program INDAH (Inisiatif Dakwah). Melalui Program BAHAGIA, sebanyak 50 penerima manfaat mendapatkan pakaian baru dan layak pakai serta paket makanan.

Bantuan BAHAGIA Penuhi Kebutuhan Dasar Petani dan Buruh Tani
PYI Salurkan Bantuan Pangan dan Al-Qur’an lewat program BAHAGIA

Paket makanan yang disalurkan terdiri atas mi instan, kue kering, dan susu UHT. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang sebagian besar menggantungkan penghasilan dari hasil pertanian dan pekerjaan sebagai buruh tani.

Sementara itu, Program INDAH diwujudkan melalui penyaluran 50 mushaf Al-Qur’an. Pemberian mushaf diharapkan dapat menunjang kegiatan membaca dan mempelajari Al-Qur’an serta mendukung aktivitas keagamaan masyarakat di lingkungan setempat.

Kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan menjadi salah satu alasan pentingnya kehadiran program bantuan bagi kelompok dhuafa. Terlebih bagi masyarakat pedesaan yang mengandalkan penghasilan dari sektor pertanian dan pekerjaan harian, pemenuhan kebutuhan sandang serta pangan menjadi tantangan tersendiri.

Pimpinan Majelis Ta’lim Al Mahpudin, Ustaz Mahpudin, bersama para penerima manfaat menyampaikan apresiasi kepada Laznas PYI Yatim dan Zakat. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap program kepedulian serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya.

Melalui kegiatan ini, Laznas PYI Yatim dan Zakat kembali mengajak masyarakat untuk membangun budaya berbagi. Kepedulian tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Bantuan sederhana sekalipun dapat memberikan arti bagi mereka yang sedang membutuhkan. [ ]

Dok foto: PYI