Sambut Milad ke-22, FK Unisba Berkolaborasi dengan KIBI Gelar Pengabdian Masyarakat Nasional di Parongpong KBB

BERITAUNGGULAN.COM, KABUPATEN BANDUNG BARAT — Program Studi Magister Ilmu Kedokteran (PSMIK) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Bandung (Unisba) berkolaborasi dengan Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia (KIBI) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Nasional di Kantor Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Milad ke-22 FK Unisba yang ditandai dengan launching milad melalui pelepasan balon.

Sebanyak ± 300 peserta dari tujuh desa di Kecamatan Parongpong KBB mengikuti kegiatan tersebut secara bertahap dalam dua sesi untuk menghindari kerumunan. Adapun desa yang terlibat meliputi Desa Cihideung, Desa Cigugur Girang, Desa Ciwaruga, Desa Karyawangi, Desa Sariwangi, Desa Cihanjuang, dan Desa Cihanjuang Rahayu.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diisi dengan edukasi tuberkulosis (TB), pemeriksaan IVA Test dan Pap Smear, serta cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan meliputi cek tekanan darah, antropometri (berat badan, tinggi badan, dan berat badan ideal), pemeriksaan mini laboratorium seperti gula darah, asam urat, dan kolesterol, konsultasi gratis dengan dokter ahli, pemeriksaan fisik sederhana, hingga pengobatan sesuai indikasi.

Dekan FK Unisba, Dr. Santun Bekti Rahimah, dr., M.Kes., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen institusi kesehatan untuk hadir di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tugas fakultas kedokteran bukan hanya menghasilkan lulusan dokter dan ilmuwan biomedik, tetapi juga membantu pemerintah dalam mencari solusi atas berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

“TBC merupakan masalah kesehatan yang krusial, tetapi masih sulit ditekan angkanya. Karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman masyarakat terkait Tuberkulosis dan pentingnya deteksi dini kanker serviks bagi perempuan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang terlibat, termasuk KIBI dan Kecamatan Parongpong KBB. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan tema Milad ke-22 FK Unisba, yakni penguatan akademik yang berdampak secara sosial dan lingkungan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya Umum dan Keuangan (PASDUK) Unisba, Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang implementasi hasil pendidikan dan penelitian agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Fakultas Kedokteran melalui kolaborasi dengan KIBI ingin menghadirkan edukasi serta pencegahan penyakit yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi bersama KIBI diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga dalam mengembangkan ilmu biomedik yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan tantangan kesehatan modern.

Ketua Panitia, Dr. dr. Wida Purbaningsih, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 24 program studi dari berbagai wilayah Indonesia yang tergabung dalam KIBI.

“TB bukan penyakit aib dan dapat disembuhkan. Pemeriksaan dan pengobatannya juga tersedia secara gratis. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ketua KIBI, Prof. Dr. rer. Nat. Dra. Asmarinah, M.S., menjelaskan bahwa ilmu biomedik merupakan ilmu dasar kedokteran yang mendukung pengembangan vaksin, obat-obatan, serta deteksi dini berbagai penyakit.

Ia menyebutkan bahwa KIBI yang kini berusia 10 tahun telah berkembang menjadi konsorsium yang menaungi 38 program studi dari 26 universitas di Indonesia, terdiri dari program sarjana, magister, dan doktoral ilmu biomedik maupun kedokteran.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan tanggung jawab kami sebagai insan akademik agar ilmu yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Camat Parongpong, Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program pelayanan kesehatan seperti IVA Test, cek kesehatan gratis, dan edukasi TBC sangat membantu masyarakat Parongpong.

Ia juga menyoroti pentingnya pola hidup sehat dan upaya penurunan angka stunting yang masih menjadi tantangan di wilayahnya.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat sebagai upaya deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya. [ ]

Dok foto: Unisba