BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM Unisba) terpilih oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Draft Paten dan Pendampingan Penyelesaian Substantif Draft Paten. Kegiatan berlangsung Rabu, 13 Mei 2026, Lantai 3 Gedung LPPM Unisba, Jl. Hariangbanga No. 4–6, Bandung.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen DJKI dan Universitas Islam Bandung dalam membangun ekosistem kekayaan intelektual yang kuat, produktif, dan berdampak luas bagi civitas akademika, dunia industri, serta masyarakat Indonesia.

Direktur Paten, DTLST, dan Rahasia Dagang Kementerian Hukum RI. Dr. Andriensjah, S.T., S.H., M.M yang didampingi oleh 25 orang tenaga ahli yang terdiri dari Pemeriksa Paten Ahli Muda, Madya, dan Utama. Kehadiran delegasi dari DJKI merupakan cerminan perhatian serius pemerintah terhadap upaya penguatan kapasitas paten di lingkungan perguruan tinggi.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama Universitas Islam Bandung, Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LLM., M.H., yang sekaligus menyampaikan sambutan mewakili Rektor Unisba.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ratna Januarita memberikan terimakasih dan apresiasi kepada DJKI atas kesempatan yang diberikan. Hal ini menegaskan posisi Unisba sebagai institusi yang produktif dalam menghasilkan kekayaan intelektual. Semangat inovasi yang tinggi dari para dosen dan peneliti kami, menjadi fondasi yang harus terus kami jaga serta kembangkan secara berkesinambungan,” ujar Prof. Dr. Ratna Januarita.
Capaian tersebut merupakan hasil dari ekosistem riset dan inovasi yang telah dibangun secara konsisten oleh Unisba, dan menjadi modal utama bagi institusi untuk terus memberikan kontribusi nyata pada pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa.
Sinergi Strategis dan Ekosistem Paten Nasional
Dr.Andriensjah, S.T., S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Unisba atas sejumlah capaian strategis institusi di bidang kekayaan intelektual. Beliau menggarisbawahi keberadaan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) yang telah dimiliki Unisba sebagai bukti keseriusan institusi dalam mengelola dan melindungi hasil-hasil inovasi civitas akademikanya.
“Universitas Islam Bandung telah memiliki Sentra KI, dan saya dengar saat ini sedang dalam proses pembangunan Sains Techno Park. Infrastruktur tersebut merupakan aset yang sangat strategis, dan Direktorat Paten siap untuk menjalin kolaborasi dalam pengembangannya.”

Beliau menambahkan bahwa sinergi antara paten dan pengembangan teknologi merupakan kunci percepatan kemajuan inovasi di sektor industri nasional. “Integrasi antara paten dan teknologi secara optimal akan mempercepat kemajuan inovasi di industri dan menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, UMKM, dan industri dalam mengembangkan inovasi produk berbasis paten perlu terus diperluas dan diperkuat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kolaborasi yang lebih konkret, Dr. Andriensjah menyampaikan bahwa para inventor Unisba berpeluang untuk diundang secara resmi oleh Direktorat Paten dalam program pemanfaatan paten domestik.
“Para inventor di Universitas Islam Bandung dapat diundang untuk terlibat dalam program pemanfaatan paten domestik sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam pembangunan ekosistem paten nasional yang kokoh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan ekosistem paten nasional di mana inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dapat secara langsung diserap dan diimplementasikan oleh industri dalam negeri.
Sosialisasi Paten Sosial Humaniora dan Pendampingan Drafting Paten
Rangkaian kegiatan teknis diawali dengan Sosialisasi Paten Humaniora yang disampaikan oleh apt. Gawang Sudrajat, S.Farm., M.M., sebagai Pemeriksa Paten Ahli Madya dari DJKI, yang dimoderasi oleh Dr. Muhammad Ilman Abidin, S.H., M.H., selaku Kepala Pusat Pengembangan dan Pelayanan Kekayaan Intelektual (P2KI) LPPM Unisba.
Sesi tersebut memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai ruang lingkup paten di bidang humaniora, yakni sebuah ranah yang belum banyak dikenal oleh kalangan akademisi, namun menyimpan potensi pelindungan kekayaan intelektual yang sangat besar.
Sesi berikutnya berfokus pada Penyelesaian Substantif Paten dan Drafting Paten, di mana para peserta memperoleh pendampingan langsung dari para Pemeriksa Paten ahli DJKI dalam menyusun draft hingga klaim paten yang kuat, tepat, dan komprehensif.
Sesi pendampingan intensif tersebut bertujuan meningkatkan kualitas draft paten yang sedang maupun akan diajukan oleh para inventor di lingkungan Unisba, sehingga peluang perolehan sertifikat paten semakin meningkat.
Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Kerja Sama
Pada sesi selanjutnya dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Kerja Sama (Implementation Agreement/IA) antara LPPM Unisba dan Direktorat Paten, DTLST, dan Rahasia Dagang Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Penandatanganan tersebut memperkuat kerja sama antara Unisba dengan DJKI Kemenkum RI, sekaligus menjadi bukti konkret dari sinergi strategis yang terjalin dalam kegiatan ini.
Perjanjian tersebut diharapkan dapat memperlancar alur pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan paten yang dihasilkan oleh para peneliti Unisba, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Direktorat Paten, UMKM, hingga industri nasional.
Komitmen Unisba dalam Membangun Budaya Inovasi Berbasis Kekayaan Intelektual
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, LPPM Unisba menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya inovasi berbasis kekayaan intelektual di lingkungan kampus. Dengan dukungan Sentra KI dan kerja sama resmi yang terjalin dengan DJKI Kemenkum RI, Unisba berposisi semakin strategis sebagai motor penggerak inovasi nasional yang berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat, UMKM, dan industri Indonesia. [ ]
Dok foto: Unisba












