BERITAUNGGULAN.COM, Jakarta, 13 Maret 2026 – Seven Event menyiapkan agenda besar sepanjang tahun 2026 dengan menghadirkan lebih dari 11 pameran yang mencakup berbagai sektor industri strategis. Perusahaan yang berada di bawah jaringan global Comexposium ini menargetkan perluasan jangkauan pameran sekaligus memperkuat posisi di pasar internasional.
Agenda pameran yang disiapkan tahun ini terdiri dari kegiatan Business-to-Consumer (B2C) dan Business-to-Business (B2B) yang melibatkan berbagai industri, mulai dari otomotif, teknologi energi, hingga sektor pangan.
Presiden Direktur Seven Event, Andy Wismarsyah, menyatakan bahwa peningkatan jumlah pameran pada tahun ini menjadi langkah penting untuk memperluas peluang kolaborasi industri.
“Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Seven Event untuk berkembang. Kami menghadirkan lebih banyak pameran dengan jangkauan yang lebih luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat internasional,” ujar Andy.
Dominasi Pameran Otomotif
Sektor otomotif masih menjadi salah satu fokus utama Seven Event. Berbagai pameran otomotif besar akan digelar di sejumlah kota besar di Indonesia guna memperkenalkan teknologi terbaru kepada pelaku industri maupun masyarakat.
Rangkaian pameran otomotif tersebut meliputi:
- GIICOMVEC 2026 pada 8–11 April di JIExpo Kemayoran Jakarta
- GIIAS Tangerang pada 30 Juli–9 Agustus di ICE BSD City
- GIIAS Surabaya pada 26–30 Agustus di Grand City Convex
- GIIAS Bandung pada 9–13 September di Sudirman Grand Ballroom
- GIIAS Semarang pada 30 September–4 Oktober di Muladi Dome Undip
- GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center
- GAIKINDO Jakarta Auto Week dan Indonesia Motorcycle Show pada 20–29 November di ICE BSD City
Selain itu, Seven Event juga menyiapkan rencana ekspansi ke Bali melalui penyelenggaraan GIIAS Bali yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027.
Chief Operating Officer Seven Event, Agus Riyadi, menuturkan bahwa peningkatan kualitas penyelenggaraan menjadi prioritas utama perusahaan.
“Kami ingin memastikan setiap pameran memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan pengunjung. Oleh karena itu, berbagai aspek mulai dari lokasi, fasilitas hingga sistem penyelenggaraan terus kami tingkatkan,” katanya.
Dorong Inovasi Energi dan Ketahanan Pangan
Seven Event juga memperluas portofolio pameran B2B yang berfokus pada teknologi masa depan serta industri pangan.
Beberapa pameran penting yang akan digelar antara lain EESA Summit Indonesia yang menyoroti teknologi penyimpanan energi, EDRR Indonesia yang menghadirkan solusi mitigasi bencana dan peralatan penyelamatan modern, serta SIAL Interfood yang menjadi platform bisnis internasional bagi industri makanan dan minuman.
Langkah Baru di Pasar Internasional
Selain memperkuat pasar domestik, Seven Event juga mulai merambah pasar global melalui anak perusahaannya di Vietnam.
Melalui Seven Vietfair Exhibition Company Limited, perusahaan akan menyelenggarakan SIAL Vietnam pada 11–14 November 2026 di Saigon Exhibition and Convention Center (SECC), Ho Chi Minh City.
Menurut Andy Wismarsyah, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas jaringan pameran Seven Event di tingkat global.
“Kami ingin menjadikan pameran sebagai wadah pertemuan bisnis yang efektif bagi pelaku industri dari berbagai negara,” ujarnya.
Dengan berbagai agenda tersebut, Seven Event optimistis dapat terus menjadi penggerak pertumbuhan industri sekaligus membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.












