BERITAUNGGULAN.COM, BATAM — Suasana khusyuk menyelimuti kegiatan Siraman Manis Subuh yang digelar di Masjid Baitul Jannah, Batam, Ahad (8/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, jamaah mendapatkan tausiyah langsung dari ulama asal Palestina, Syekh Ahmad Ibrahim Daud, yang mengajak umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap kondisi masyarakat di Gaza.
Kegiatan yang berlangsung selepas salat Subuh ini dihadiri oleh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), para imam, serta puluhan jamaah yang antusias mengikuti rangkaian tausiyah. Siraman Manis Subuh menjadi momentum bagi jamaah untuk menambah wawasan keislaman sekaligus memperkuat kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Dalam tausiyahnya, Syekh Ahmad Ibrahim Daud menggambarkan secara langsung kondisi masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan akibat konflik berkepanjangan. Ia menjelaskan bahwa banyak keluarga yang harus berjuang memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, mulai dari pangan, layanan kesehatan, hingga pendidikan bagi anak-anak.
Menurutnya, penderitaan yang dialami warga Gaza tidak seharusnya membuat umat Islam di berbagai negara merasa jauh atau tidak terhubung. Justru sebaliknya, situasi tersebut menjadi panggilan kemanusiaan bagi umat Islam untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian melalui berbagai bentuk bantuan.
Syekh Ahmad menekankan bahwa sedekah memiliki nilai yang sangat besar, bahkan ketika diberikan dalam jumlah kecil. Ia mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, setiap kebaikan sekecil apa pun memiliki makna yang sangat berharga.
“Bersedekahlah walaupun hanya dengan sebiji kurma,” pesan Syekh Ahmad kepada para jamaah, mengutip salah satu ajaran Rasulullah SAW tentang pentingnya berbagi.
Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperbanyak amal kebajikan. Selain meningkatkan ibadah pribadi, Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi kesulitan.
Amil BMH Batam, Jepriansyah, menjelaskan bahwa kegiatan Siraman Manis Subuh merupakan salah satu program dakwah yang bertujuan menghidupkan masjid sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Menurutnya, kehadiran ulama dari Palestina memberikan perspektif langsung mengenai kondisi yang dialami masyarakat Gaza, sehingga dapat menggugah empati jamaah untuk ikut berpartisipasi dalam aksi-aksi kemanusiaan.
“Kegiatan seperti ini menjadi sarana menguatkan kesadaran umat untuk berbagi. Ketika jamaah mendengar langsung cerita dan kondisi saudara-saudara kita di Gaza, diharapkan muncul dorongan untuk membantu sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui momentum Ramadhan, semangat kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh dan meluas. Tidak hanya untuk membantu masyarakat Gaza, tetapi juga untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan Siraman Manis Subuh ini, Masjid Baitul Jannah Batam kembali menegaskan peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, dakwah, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan, sehingga masjid semakin hidup dengan aktivitas yang membawa manfaat bagi umat sekaligus menumbuhkan semangat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat./Herim












