Sumedang Terima Bantuan BAHAGIA dan INDAH dari PYI, Apa saja?

BERITAUNGGULAN.COM, SUMEDANG — Lembaga Amil Zakat atau PYI kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dhuafa melalui dua program unggulan, yakni BAHAGIA (Bantuan Harapan Bagi Dhuafa) dan INDAH (Inisiatif Dakwah). Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu (18/02/26), di Dusun Babakan Jawa RT 05/RW 02, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Tedi selaku Supervisor Pemberdayaan PYI bersama tim pemberdayaan. Dalam program BAHAGIA, PYI menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai serta bingkisan makanan instan kepada 50 buruh tani dhuafa.

Bantuan Berupa Kebutuhan Dasar dan Mushaf Al-qur’an

Setiap penerima mendapatkan pakaian, mie instan, serta susu UHT untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga mereka.

Selain itu, melalui program INDAH (Inisiatif Dakwah), PYI juga menyalurkan 50 mushaf Al-Qur’an wakaf kepada para santri Pondok Pesantren Miftahul Bariyah yang berada di wilayah yang sama. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dan memperkuat kebutuhan spiritual para santri.

Tedi selaku Supervisor PYI menjelaskan bahwa kondisi ekonomi masyarakat pedesaan saat ini cukup memprihatinkan.

“Sebagian besar warga di sini hanya mengandalkan hasil tani dan bekerja sebagai kuli. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan kebutuhan dasar yang terus meningkat, bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, program BAHAGIA tidak hanya berfokus pada bantuan sandang dan pangan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral agar masyarakat tetap memiliki harapan.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi para dhuafa, meski melalui bantuan yang sederhana. Semoga ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berjuang,” kata Tedi.

Sementara itu, perwakilan Pondok Pesantren Miftahul Bariyah, Ustaz Sopian, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, baik untuk kebutuhan sehari-hari warga maupun untuk menunjang kegiatan mengaji para santri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Laznas PYI atas kepeduliannya,” tutur Ustaz Sopian.

Bagi para buruh tani dhuafa, bantuan pakaian layak pakai membantu memenuhi kebutuhan sandang, sementara mie instan dan susu UHT menjadi tambahan pangan yang sangat dibutuhkan. Di sisi lain, 50 mushaf Al-Qur’an yang diwakafkan menjadi penopang penting bagi kebutuhan spiritual santri dalam memperdalam ilmu agama.

Melalui kegiatan ini, Laznas PYI Yatim dan Zakat mengajak seluruh masyarakat untuk terus berbagi kebaikan.
“Kami mengajak semua pihak untuk senantiasa berbagi, walau sekecil apa pun. Kebaikan yang diberikan dengan tulus akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” pungkas Tedi. [ ]

Dok foto: Laznas PYI