Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Nilai Spiritual, Unisba Gelar Silaturahmi dan Pembinaan Pengemudi

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mempererat tali persaudaraan, Bagian Sumber Daya Manusia dan Administrasi Umum Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan acara “Silaturahmi, Dialog, dan Penguatan Pelayanan Pengemudi” pada Jumat (4/9). Bertempat di Masjid Al-Asy’ari Unisba, Jalan Tamansari No. 1, Bandung, kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Materi pembinaan dalam acara tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Umum dan Keuangan Unisba, Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I. Acara ini difokuskan pada tiga pilar utama: mempererat kebersamaan (silaturahmi), membuka ruang aspirasi dan masukan (dialog), serta meningkatkan kompetensi dan sikap dalam menjalankan tugas (penguatan pelayanan).

Dalam pemaparannya, Dr. Helmi Aziz menekankan pentingnya komitmen pelayanan yang prima dari para pengemudi sebagai salah satu garda terdepan representasi universitas. “Komitmen utama kita dalam bertugas adalah memastikan perjalanan yang selamat, tepat waktu, nyaman, aman, bersih, dan senantiasa melayani dengan baik,” ujar Dr. Helmi.

Ia menekankan bahwa setiap pengemudi diwajibkan mematuhi 15 poin standar pelayanan dan etika, di antaranya adalah kedisiplinan untuk hadir 10 hingga 15 menit sebelum waktu penugasan, selalu mengecek kesiapan kendaraan, serta menjaga etika dan kerahasiaan urusan kedinasan.

Lebih lanjut, Dr. Helmi juga menyoroti ketentuan khusus saat melayani tamu universitas. Ia mengingatkan agar para pengemudi senantiasa berpakaian rapi, bersikap sopan, membantu kebutuhan dasar tamu selama perjalanan, serta menjaga nama baik dan citra Unisba. Selain aspek teknis operasional, turut disinggung pula sosialisasi terkait Pasal 93 mengenai pengalihtugasan dan pengalihfungsian pegawai guna meningkatkan daya guna dan efektivitas organisasi.

Tidak hanya membekali pengemudi dengan standar operasional prosedur, Dr. Helmi juga memberikan penguatan dari sisi spiritual dengan mengangkat tema “Ikhlas”. Beliau menjabarkan bahwa pelayanan yang baik harus didasari oleh niat yang bersih dari kepentingan ego maupun pujian manusia (riya).

“Ikhlas sejati bukan berarti kita telah sepenuhnya terbebas dari segala kotoran hati, tetapi senantiasa berusaha mengembalikan niat hanya kepada Allah SWT setiap kali hati mulai tercampuri oleh selain-Nya,” jelas Dr. Helmi dalam materi pembinaannya.

Ia menambahkan bahwa sikap ikhlas dalam bekerja akan melahirkan karakter-karakter unggul pada diri para pengemudi. “Seseorang yang berhasil mencapai tingkat ikhlas dalam hidupnya, secara otomatis akan membentuk lima pilar karakter utama di dalam jiwanya, yaitu zuhud, sabar, tawakkal, qana’ah, dan ridha,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Unisba berharap para pengemudi tidak hanya semakin profesional dan disiplin dalam menjalankan tugas hariannya, tetapi juga mampu mewujudkan motto “Bersama Melayani dengan Ikhlas dan Profesional” yang membawa kebaikan bagi seluruh sivitas akademika dan tamu universitas. [ ]

Dok foto: HUMAS