BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG – Universitas Islam Bandung (Unisba) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Hibah Penguatan Ekosistem Riset Unggulan di Perguruan Tinggi Wilayah LLDIKTI Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Utama Unisba pada Rabu-Kamis (15-16/7). Kegiatan ini menjadi wadah bagi perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI untuk memperkuat kapasitas dalam membangun ekosistem riset yang kolaboratif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisba, Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., yang mewakili Rektor Unisba. Selanjutnya, Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Prof. Dr.rer.pol. Heri Kuswanto, M.Si., memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan.
Dalam sambutannya, Prof. Neni menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Unisba sebagai penyelenggara kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, kesempatan ini menjadi momentum untuk memperkuat jejaring riset antarperguruan tinggi.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kami berharap kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara di kampus ini menjadi awal terjadinya kolaborasi yang semakin erat dalam penguatan budaya riset dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan ekosistem riset merupakan fondasi penting agar aktivitas penelitian tidak berjalan secara parsial, melainkan terintegrasi dengan pengembangan sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan, kemitraan strategis, hilirisasi hasil riset, serta jejaring nasional dan internasional.
Prof. Neni juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan bimbingan teknis secara optimal melalui diskusi aktif bersama para narasumber. Menurutnya, kolaborasi merupakan kunci dalam menghasilkan riset yang berkualitas, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.
Sementara itu, Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Prof. Heri Kuswanto, menjelaskan bahwa program hibah ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem riset yang lebih kuat melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi.
“Melalui program Bina Talenta Risbang, kami ingin memfasilitasi dosen dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki minat riset yang sama untuk saling bertemu, membentuk kelompok penelitian, hingga berkembang menjadi konsorsium yang solid. Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem penelitian yang kondusif dan kuat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan penelitian saat ini semakin bersifat multidisiplin sehingga kolaborasi tidak lagi terbatas pada bidang ilmu yang sama. Kelompok riset yang dibentuk diharapkan mampu melibatkan berbagai disiplin ilmu untuk menjawab persoalan-persoalan strategis, seperti ketahanan pangan, kesehatan, maupun isu pembangunan lainnya.
“Permasalahan saat ini tidak bisa diselesaikan oleh satu bidang ilmu saja. Karena itu, kelompok penelitian yang dibangun tidak harus berasal dari satu rumpun keilmuan yang sama, tetapi dapat melibatkan berbagai disiplin sesuai konteks permasalahan yang ingin diselesaikan,” jelasnya.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber, yaitu Prof. Ir. Felycia Edi Soetaredjo, Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Isa Anshori, S.T., M.Eng., Ph.D.; serta Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, S.Pd., M.Si. Masing-masing sesi diakhiri dengan diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami penyusunan proposal hibah, strategi membangun ekosistem riset unggulan, serta pengembangan kolaborasi antarlembaga.
Melalui penyelenggaraan Bimtek ini, diharapkan perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI semakin siap membangun ekosistem riset yang unggul, kolaboratif, dan berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, dunia industri, serta kemajuan masyarakat. [ ]
Dok foto: Humas












