BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menegaskan perannya sebagai kampus berdampak melalui kontribusi nyata di tingkat nasional. Rektor Universitas Islam Bandung, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Uji Kompetensi dan Sertifikasi Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), diamanahkan oleh APTISI sebagai ketua penyelenggara Sekolah Kepemimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Amanah tersebut disampaikan dalam peluncuran program fasilitasi Sekolah Kepemimpinan untuk PTS dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemndiktisaintek RI).
Kegiatan ini berlangsung dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara APTISI dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) terkait program penyediaan layanan internet gratis bagi perguruan tinggi swasta di Indonesia, yang digelar pada Selasa (26/5/2026) di Auditorium Kemdiktisaintek, Senayan, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Harits menyampaikan mengenai tantangan besar yang dihadapi PTS di tengah disrupsi global. Ia menyoroti perubahan teknologi yang cepat, tuntutan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pembelajaran hybrid, hingga persaingan menuju kampus berbasis digital.
Menurutnya, banyak PTS masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pendanaan, tata kelola yang belum optimal, transformasi digital yang lambat, serta jejaring inovasi yang masih lemah.
Melalui program Sekolah Kepemimpinan PTS, APTISI mendorong lahirnya pemimpin perguruan tinggi yang visioner, adaptif, dan inovatif. Program ini tidak hanya berupa pelatihan, tetapi dirancang sebagai upaya komprehensif untuk memperkuat kepemimpinan, tata kelola, transformasi digital, serta meningkatkan daya saing institusi secara berkelanjutan.
Dengan roadmap pengembangan yang terarah dan berkelanjutan, Sekolah Kepemimpinan APTISI Indonesia diproyeksikan menjadi ekosistem strategis dalam pengembangan kepemimpinan pendidikan tinggi, baik di tingkat nasional maupun regional ASEAN.
Program ini diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan perguruan tinggi, mendorong tata kelola yang unggul, mempercepat transformasi digital, serta mendukung terwujudnya pendidikan tinggi Indonesia yang modern dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.
Kepercayaan yang diberikan kepada Rektor Unisba ini semakin memperkuat posisi Unisba sebagai kampus berdampak yang berkontribusi nyata dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. [ ]
Dok foto: Unisba












