Coaching Clinic Perdana Unisba, Langkah Strategis Tingkatkan Publikasi Ilmiah

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Universitas Islam Bandung (Unisba) untuk pertama kalinya menggelar Coaching Clinic Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Jurnal Nasional dan Internasional 2026. Kegiatan perdana ini dibuka di Auditorium Gedung Dekanat Unisba, Kamis (13/8/2026), sebagai upaya memperkuat kualitas publikasi ilmiah sekaligus mendukung percepatan jabatan akademik dosen.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penulisan artikel jurnal nasional dan internasional yang berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung LPPM Unisba Lantai 4. Kegiatan ini terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas artikel jurnal nasional dan kelas artikel jurnal internasional.

Kelas artikel jurnal nasional menghadirkan Dr. Ferry Dermawan, S.Sos., M.Ds., Chief Editor Mediator: Jurnal Komunikasi Unisba (Sinta 2), serta Dr. Titik Respati, drg., M.Sc.PH., Ketua Unit Publikasi Fakultas Kedokteran Unisba. Sementara itu, kelas artikel jurnal internasional menghadirkan Qaisar Ali, Ph.D., International Researcher, Author and Editor of Scopus-Indexed International Journals.

Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unisba, Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., mengatakan penyelenggaraan coaching clinic perdana ini merupakan bagian dari langkah Unisba membangun iklim akademik yang semakin mendukung publikasi ilmiah dan pengembangan karier dosen.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan mahasiswa jenjang S2 dan S3 dalam menghasilkan publikasi ilmiah sebagai bagian dari proses akademik.

“Coaching clinic tahun ini kami awali dengan membuka ruang tidak hanya untuk pengajuan jabatan fungsional dosen, tetapi juga terkait kesiapan mahasiswa kami, khususnya pada jenjang S2 dan S3, untuk menampilkan karya terbaik,” ujarnya.

Dr. Asnita menambahkan, Unisba telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk 12 ruang hybrid yang dapat digunakan untuk kegiatan akademik dan kolaborasi jarak jauh. Keberadaan 53 jurnal ilmiah Unisba juga diharapkan dapat mendukung proses publikasi sekaligus membuka peluang jejaring dengan perguruan tinggi lainnya.

Ketua Pelaksana sekaligus Kepala UPT Publikasi Ilmiah Unisba, Ir. Ahmad Arif Nurrahman, S.T., M.T., mengatakan coaching clinic perdana ini diikuti 22 peserta pada kelas artikel nasional dan 25 peserta pada kelas artikel internasional secara luring. Selain itu, Unisba menyediakan fasilitas hybrid yang dapat diikuti mahasiswa, khususnya mahasiswa pascasarjana.

“Peserta nasional diharapkan dapat mendukung kenaikan jabatan akademik dosen, baik Asisten Ahli maupun Lektor. Sementara peserta internasional untuk mendukung kenaikan jabatan akademik Lektor Kepala dan Guru Besar,” ujarnya.

Arif menambahkan, kegiatan ini dirancang tidak berhenti pada proses penulisan artikel, tetapi mendorong peserta menyelesaikan naskah hingga tahap submission ke jurnal yang sesuai.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap publikasi ilmiah, Unisba saat ini memiliki 53 jurnal ilmiah yang dapat menjadi ruang publikasi karya dosen dan peneliti.

Jurnal tersebut mencakup jurnal terakreditasi SINTA serta jurnal yang telah terindeks secara internasional, seperti DOAJ dan Copernicus. “Targetnya adalah peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman, tetapi bisa sampai submit atau submission,” katanya.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mengapresiasi pelaksanaan coaching clinic sebagai bagian penting dalam mempersiapkan dosen menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas.

Ia menjelaskan bahwa proses publikasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menulis, tetapi dimulai dari penelitian yang baik, penyusunan hasil penelitian, proses penyuntingan, hingga penelaahan oleh reviewer.

“Ujungnya bukan bagaimana tulisan kita bisa dipublikasikan. Ujungnya adalah bagaimana penelitian kita bisa dibaca, dilihat, dan memiliki dampak yang luar biasa,” pungkasnya. [  ]

Dok foto: Unisba