BERITAUNGGULAN.COM,CIPANAS– Penggunaan media sosial di kalangan remaja kini sudah berkembang pesat. Databoks menyebutkan penetrasi internet di Indonesia tertinggi berada di usia 13-18 tahun, atau hampir 99,6 persen kelompok usia tersebut terhubung dengan internet.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital Boni Pudjianto yang menyatakan 48 persen pengguna internet di Indonesia atau sekitar 110 juta jiwa adalah anak di bawah usia 18 tahun.
Karena itu sudah mendesak bila penggunaan media sosial saat di kalangan remaja harus diimbangi dengan literasi digital, berupa pemahaman terhadap etika jurnalistik agar tidak disalahgunakan atau merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Hal itu tampak dari kegiatan pengabdian masyarakat bertema Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial Bagi Siswa SMP dan SMA Islamic Center Muhammadiyah, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Untuk Meningkatkan Literasi Digital yang dilakukan dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMJ yang terdiri dari Hiru Muhammad, Isti Bulansari Lagheni, Donny Kurniawan, Siska Yuningsih beberapa waktu lalu.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kecakapan siswa SMP dan SMA Islamic Center Muhammadiyah Cipanas, Cianjur Jawa Barat dalam mengenal dan menggunakan media social dalam mengembangkan bisnisnya di era digital saat ini.
Para peserta pelatihan yang merupakan remaja siswa SMP dan SMA Islamic Center Muhammadiyah Cipanas Cianjur tampak antusias. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait media sosial, etika jurnalistik dan pembuatan konten yang benar.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan Cinderamata dari FISIP UMJ kepada pengelola Islamic Center Muhammadiyah CIpanas, Cianjur Jawa Barat.











