Laporan: Yani Triyani
BERITAUNGGULAN.COM, KABUPATEN BANDUNG — Program Studi Magister Ilmu Kedokteran bersama Laboratorium Penelitian Terpadu Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK UNISBA), bekerja sama dengan PT Biozatix Indonesia, sukses menyelenggarakan Workshop Hands-on Histokimia dan Imunohistokimia pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di Laboratorium Penelitian Terpadu FK UNISBA, Jalan Kiastramanggala, Baleendah, Kabupaten Bandung.
Mengusung tema “Strategi, Peranan, dan Pemanfaatan Aplikasi Pewarnaan Histokimia dan Imunohistokimia pada Penelitian Biomedis”, workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi laboratorium dalam penguasaan teknologi penelitian biomedis, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi riset lintas institusi.
Kegiatan diselenggarakan di bawah tanggung jawab Dr. Wida Purbaningsih, selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Kedokteran FK UNISBA, dengan Dr. Yani Triyani, dr., SpPK Subsp. P.I(K)., M.Kes., Kepala Laboratorium Penelitian Terpadu FK UNISBA, sebagai ketua pelaksana.

Rangkaian workshop diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes., M.M., selaku Dekan Fakultas Kedokteran UNISBA. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen fakultas dalam mendukung pengembangan kompetensi penelitian, pemanfaatan fasilitas laboratorium modern, serta kolaborasi akademik dengan berbagai institusi.
Workshop dilaksanakan secara hibrid dan diikuti oleh 22 peserta, dengan 14 peserta mengikuti kegiatan praktik langsung (hands-on). Peserta berasal dari berbagai institusi, antara lain Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Program Studi Magister Ilmu Kedokteran FK UNISBA, Universitas Jenderal Achmad Yani, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Penguatan Kompetensi melalui Materi Ilmiah dan Praktik Laboratorium
Workshop menghadirkan tiga pemateri dengan bidang keahlian yang saling melengkapi.
Yuktiana Kharisma, dr., M.Kes., Sp.PA., menyampaikan materi “Beyond Staining: Principles, Interpretation, and Analysis in Histochemistry and Immunohistochemistry”, yang membahas prinsip pewarnaan jaringan serta pentingnya interpretasi hasil histokimia dan imunohistokimia secara tepat.
Selanjutnya, Dr. Maya Tejasari, dr., M.Kes., membawakan materi “Biomarker Selection Strategies in Histochemistry and Immunohistochemistry for Biomedical Research: From Basic Science to Translational Research”. Materi ini menekankan strategi pemilihan biomarker dalam penelitian biomedis, mulai dari penelitian dasar hingga pengembangan penelitian translasional.
Materi teknis mengenai penerapan histokimia dan imunohistokimia disampaikan oleh Feby Chintya, S.Si., selaku Biozatix Applicant Specialist. Rangkaian penyampaian materi dan diskusi dipandu oleh Dr. Lelly Yuniarti, S.Si., M.Kes., sebagai moderator.
Hands-on: Belajar Langsung, Berkolaborasi, dan Menganalisis Hasil Pewarnaan
Salah satu bagian utama workshop adalah sesi praktik langsung yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan pengetahuan teoritis melalui kegiatan laboratorium.
Dalam sesi hands-on, seluruh peserta praktik dibagi menjadi empat kelompok agar proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan setiap peserta memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam tahapan pemeriksaan.
Pelaksanaan praktik dipandu oleh teknisi dan laboran Laboratorium Penelitian Terpadu FK UNISBA, yaitu Ratu Feni Chairunnisa, S.Far., dan Anis Rapiq Hanipan, S.Tr.Kes., bersama tim Biozatix Applicant Specialist, yaitu Sarah Khoerun Nisa dan Feby Chintya, S.Si.
Melalui pendampingan tersebut, peserta mempelajari tahapan preparasi jaringan, proses pewarnaan histokimia dan imunohistokimia, penggunaan peralatan laboratorium, serta aspek teknis yang perlu diperhatikan untuk memperoleh hasil pewarnaan yang optimal.
Kegiatan praktik tidak berhenti pada proses pewarnaan. Setelah seluruh tahapan hands-on selesai, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil preparat pewarnaan histokimia dan imunohistokimia yang telah dikerjakan.
Presentasi dan pembahasan hasil dilakukan di bawah bimbingan Yuktiana Kharisma, dr., M.Kes., Sp.PA. Dalam sesi ini, peserta mendiskusikan kualitas hasil pewarnaan, karakteristik jaringan yang teramati, serta aspek interpretasi preparat yang relevan dengan penelitian biomedis.
Pendekatan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran yang komprehensif, mulai dari memahami prinsip pemeriksaan, melakukan prosedur laboratorium, mengamati hasil, hingga mendiskusikan interpretasi temuan secara ilmiah.
Memperluas Jejaring Riset dan Memperkenalkan Keunggulan FK UNISBA
Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi teknis, workshop ini juga merupakan bagian dari upaya penguatan rekognisi Program Studi Magister Ilmu Kedokteran dan Laboratorium Penelitian Terpadu FK UNISBA.
Melalui kegiatan ini, peserta dari berbagai institusi memperoleh kesempatan mengenal fasilitas laboratorium, berinteraksi dengan dosen dan peneliti, serta menjajaki peluang kolaborasi penelitian lintas bidang ilmu.
Workshop juga menjadi media pengenalan Program Studi Magister Ilmu Kedokteran FK UNISBA kepada calon mahasiswa yang berminat mengembangkan kompetensi dalam penelitian biomedis. Pengalaman praktik langsung memberikan gambaran mengenai lingkungan pembelajaran, fasilitas penelitian, serta peluang pengembangan tesis dan publikasi ilmiah.
Kolaborasi antara FK UNISBA dan PT Biozatix Indonesia menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan mitra industri dalam memperluas akses terhadap teknologi laboratorium, meningkatkan kualitas penelitian, serta mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten.
Melalui Workshop Hands-on Histokimia dan Imunohistokimia ini, FK UNISBA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan penelitian biomedis yang unggul, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemajuan ilmu kedokteran serta kemaslahatan masyarakat. [ ]
Dok foto: FK UNISBA












