FK UNISBA Luncurkan “SALAM Sehat Tamansari”, Program Promosi Kesehatan Berbasis Perubahan Perilaku dan Jam Biologis

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG  23 Agustus 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK UNISBA) meluncurkan program pengabdian kepada masyarakat SALAM Sehat Tamansari, sebuah program promosi kesehatan yang mendorong masyarakat menyelaraskan kebiasaan sehari-hari dengan jam biologis tubuh sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan metabolik dan mencegah penyakit kronis.

Kegiatan pembukaan dilaksanakan bersama masyarakat RW 09 Kelurahan Tamansari dan dihadiri oleh Perwakilan Lurah Tamansari, Kepala Puskesmas Tamansari, dr.Beti Sulistyorini, Ketua RW 09, kader kesehatan, serta tim pengabdian FK UNISBA.

Program dipimpin oleh dr. Hilmi Sulaiman Rathomi, SpKKLP, MKM, Ph.D. dari FK UNISBA, dengan tim yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan alumni FK UNISBA.

Berbeda dari edukasi kesehatan yang hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, SALAM Sehat Tamansari menggunakan pendekatan behavioral economics dan choice architecture.

Peserta tidak hanya mempelajari pentingnya jam biologis dan perilaku hidup sehat, tetapi juga dibekali tools sederhana yang dirancang sebagai pengingat dan mempermudah pilihan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Di antaranya adalah piring makan berstiker jam makan seimbang, penutup mata untuk mendukung tidur yang berkualitas, serta tantangan memposting foto langit pagi via grup WhatsApp yang mendorong masyarakat beraktivitas di luar ruangan dan terpapar cahaya alami matahari pagi.

Selain itu, masyarakat juga diberikan kartu deposit sembako, yang diharapkan membantu memotivasi masyarakat melakukan perubahan perilaku yang diharapkan secara lebih disiplin.

Melalui perangkat tersebut, pesan kesehatan tidak berhenti pada saat penyuluhan, tetapi hadir kembali ketika peserta membuat keputusan sehari-hari terkait waktu makan, paparan cahaya, aktivitas fisik, serta tidur dan istirahat.

Sebelum kegiatan pembukaan program ini, delapan orang Kader Posyandu telah mendapatkan pelatihan khusus pada hari Kamis, 20 Agustus 20206, untuk berperan sebagai Kader Salam, yang akan menjalankan tugas sebagai Pendamping Ritme Hidup Sehat warga peserta program.

Selama 14 hari, para kader akan mendampingi peserta dalam menerapkan kebiasaan yang lebih selaras dengan ritme alami tubuh.

“Tantangan terbesar promosi kesehatan sering kali bukan membuat masyarakat tahu apa yang sehat, tetapi membantu agar perilaku sehat lebih mudah dilakukan dan dipertahankan dalam kehidupan nyata. Karena itu, SALAM SEHAT dirancang bukan sekadar sebagai penyuluhan, tetapi sebagai pengalaman perubahan perilaku,” ujar dr. Hilmi.

Kepala Puskesmas Tamansari, dr. Beti, turut menekankan relevansi program ini dengan tantangan kesehatan masyarakat saat ini.

“Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas kini menjadi bagian penting dari masalah kesehatan yang kita hadapi di masyarakat. Pencegahannya tidak cukup hanya dengan mengetahui apa yang sehat, tetapi perlu diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari. Upaya mengatur waktu makan, aktivitas, paparan cahaya, dan istirahat agar lebih selaras dengan jam biologis tubuh merupakan pendekatan yang menarik untuk membantu masyarakat membangun pola hidup yang lebih sehat,” ujarnya.

Rangkaian program akan ditutup dengan SALAM Awarding Event setelah periode tantangan 14 hari. Pada kegiatan tersebut, peserta yang paling konsisten menerapkan perilaku sehat akan memperoleh apresiasi, sekaligus dilakukan penyerahan paket sembako kepada peserta.

Melalui SALAM Sehat Tamansari, FK UNISBA berharap dapat mengembangkan model promosi kesehatan masyarakat yang sederhana, kontekstual, dan berbasis ilmu perilaku sekaligus nilai-nilai keislaman tentang keseimbangan waktu siang dan malam.

Program ini juga diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pencegahan penyakit kronis di masyarakat. [ ]

Dok foto: Unisba