Hari Kedua Pelunasan Bipih 2025, 3.570 Jemaah Haji Khusus Sudah Lunasi Biaya

Hari Kedua Pelunasan Bipih 2025, 3.570 Jemaah Haji Khusus Sudah Lunasi Biaya

BERITAUNGGULAN.COM, Jakarta  – Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2025 bagi jemaah haji khusus terus berlangsung. Memasuki hari kedua, tercatat 3.570 jemaah haji khusus telah melunasi biaya haji mereka. Jumlah ini mencerminkan antusiasme tinggi para calon jemaah haji dalam mempersiapkan ibadah ke Tanah Suci.

Menurut Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Nugraha Stiawan, proses pelunasan ini juga menjadi bagian dari pengisian kuota haji khusus yang telah ditetapkan untuk tahun 2025. “Hingga hari kedua, total 3.570 jemaah telah melunasi biaya haji, terdiri dari 1.185 jemaah lunas tunda, 2.368 jemaah berdasarkan nomor urut porsi berikutnya, serta 17 jemaah prioritas lansia,” jelasnya saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Selain itu, sebanyak 363 jemaah haji khusus melakukan pelunasan dengan status cadangan, sehingga total keseluruhan jemaah yang telah melakukan pembayaran mencapai 3.933 orang.

Kuota Haji Khusus 2025 dan Tahapan Pelunasan

Tahun ini, kuota haji khusus 2025 ditetapkan sebanyak 17.680 jemaah, yang terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu:

  • 3.404 jemaah haji khusus lunas tunda (mereka yang telah melunasi Bipih sebelumnya, tetapi keberangkatannya tertunda).
  • 12.724 jemaah berdasarkan nomor urut porsi berikutnya.
  • 177 jemaah prioritas lansia yang mendapatkan kuota khusus.
  • 1.375 petugas haji, yang terdiri atas penanggung jawab PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus), pembimbing ibadah, serta petugas kesehatan.

Pelunasan Bipih dibuka sejak 24 Januari hingga 7 Februari 2025, dan dilakukan setiap hari kerja. Jika masih terdapat sisa kuota setelah periode ini, maka Kementerian Agama akan membuka kembali pengisian kuota pada 17 – 21 Februari 2025. Jika setelah periode ini masih ada kuota yang belum terisi, maka tahap terakhir pengisian akan dibuka pada 27 – 28 Februari 2025.

Nugraha menegaskan bahwa proses pelunasan ini harus berjalan sesuai ketentuan. Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh Kepala Bidang Haji di Kementerian Agama untuk memastikan bahwa pengisian kuota ini dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.

Dengan proses yang semakin sistematis dan transparan, diharapkan pelaksanaan ibadah haji khusus tahun 2025 dapat berjalan lancar dan sesuai harapan seluruh jemaah.