Kediri Kekeringan! Rumah Zakat Salurkan 8.000 Liter Air Bersih di Desa Ponggok Mojo

BERITAUNGGULAN.COM, KEDIRI  — Bantuan air bersih di Kediri disalurkan Rumah Zakat untuk membantu warga menghadapi kekeringan panjang. Pada 20 Oktober 2026, Rumah Zakat menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

 

Kekeringan yang melanda wilayah tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Akibatnya, masyarakat harus menghemat penggunaan air dari tandon desa yang disalurkan ke rumah-rumah.

 

Bahkan, sebagian warga harus mengeluarkan uang pribadi untuk mendatangkan tangki air bersih. Upaya tersebut dilakukan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.

 

Merespons kondisi tersebut, Rumah Zakat menyalurkan bantuan air bersih untuk meringankan beban masyarakat. Bantuan sebanyak 8.000 liter ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau.

 

Saat penyaluran berlangsung, warga tampak antusias mengambil air dari tangki. Mereka memindahkan air ke tandon, jeriken, dan bak penampungan yang telah disiapkan.Salah satu penerima manfaat, Mbah Sumiarti, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut.

 

“Terima kasih Rumah Zakat, bantuan air bersihnya sangat bermanfaat bagi kami, semoga ada lagi,” ucapnya.Melalui penyaluran air bersih ini, Rumah Zakat berupaya hadir membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air.

 

Selain meringankan beban warga, bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar selama kekeringan berlangsung.

 

Di tengah kemarau panjang yang menguras tandon desa dan dompet warga, 8.000 liter air bersih dari Rumah Zakat menjadi penopang kehidupan di Desa Ponggok.

 

Jika kekeringan masih berlanjut, dukungan berkelanjutan akan menjadi kunci agar warga Mojo tetap bisa menjalani hari dengan air yang layak untuk minum, memasak, dan bertahan. [ ]

Dok foto: Rumah Zakat