Kurban Plus Tanam Pohon: Sinergi Foundation Tanam 39.357 Pohon Lewat Green Kurban

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG — Komitmen untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan sebagaimana tertanam dalam visi dan misi Sinergi Foundation terus diwujudkan melalui berbagai program nyata. Salah satunya melalui program Green Kurban, yang sejak tahun 2013 konsisten mengintegrasikan pelaksanaan ibadah kurban dengan upaya pelestarian lingkungan. Hingga saat ini, sebanyak 39.357 pohon telah berhasil ditanam melalui program tersebut.

Green Kurban merupakan inovasi kurban berkelanjutan yang tidak hanya menghadirkan manfaat melalui distribusi daging kepada masyarakat di pelosok, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang melalui penanaman pohon di berbagai wilayah. Upaya ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlangsungan lingkungan hidup.

Penanaman pohon dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah serta manfaat ekologisnya. Selain itu, jenis dan lokasi penanaman disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan setempat, sehingga memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat sekitar.

Berdasarkan data yang dihimpun, penanaman pohon Green Kurban tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Di Desa Bayongbong, Kecamatan Limbangan, Garut, telah ditanam sebanyak 4.700 pohon bambu.

Sementara di Desa Bagendit, Banyuresmi, sebanyak 1.380 pohon bambu ditanam. Selain itu, sebanyak 19.479 pohon tersebar di berbagai titik di wilayah Jawa Barat.

Kontribusi juga dilakukan di wilayah pesisir, tepatnya di Pantai Bomo, Jawa Timur, melalui penanaman 11.600 pohon mangrove dan cemara udang. Adapun penanaman terbaru hasil Green Kurban 2025 dilakukan di kawasan Firdaus Memorial Park, Cikalong Wetan, dengan jumlah 2.198 pohon, yang terdiri dari albasia serta berbagai jenis pohon buah.

Waeli Mohdan selaku Pimpinan Direktorat Zakat-Infak-Sedekah Sinergi Foundation menyampaikan bahwa Green Kurban merupakan upaya untuk memperluas makna ibadah kurban agar memberikan dampak yang lebih luas.

“Kami ingin kurban tidak hanya berhenti pada distribusi daging, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas permasalahan lingkungan. Melalui Green Kurban, setiap pekurban turut ambil bagian dalam menjaga bumi. Apa yang ditanam hari ini, insyaAllah akan menjadi manfaat yang terus mengalir di masa yang akan datang,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsistensi selama lebih dari satu dekade ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepedulian sosial dan lingkungan dapat berjalan beriringan serta memberikan dampak yang signifikan.

Salah satu dampak nyata terlihat dari penanaman mangrove di pesisir Pantai Bomo yang mampu membantu meminimalisir erosi serta meredam gelombang laut.

Sementara itu, pohon cemara udang yang awalnya berfungsi sebagai penahan angin dan ombak, kini berkembang menjadi daya tarik wisata baru di kawasan Pantai Ria Bomo. Deretan pohon tersebut kerap dimanfaatkan wisatawan sebagai tempat berteduh dan berkumpul bersama keluarga.

Ke depan, Sinergi Foundation menargetkan perluasan jangkauan program Green Kurban agar semakin banyak wilayah yang merasakan manfaatnya, baik dari sisi sosial maupun ekologis. [ ]

Dok foto: Sinergi Foundation