BERITAUNGGULAN.COM, CIMAHI — Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ilmu fardu kifayah terus dilakukan melalui kegiatan berbasis masjid. DKM Masjid Besar Al-Qolam Cimahi bekerja sama dengan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung (Unisba), Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyah (Hukum Keluarga Islam) Fakultas Syariah Unisba, LPI3M (Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid), LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Unisba, serta STAI Al-Musdariyah Kota Cimahi menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertema “Pemberdayaan Majelis Taklim Perempuan melalui Pelatihan Praktik Pemulasaraan Jenazah Berbasis Masjid” di Masjid Besar Al-Qolam Cimahi Tengah, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh jamaah majelis taklim perempuan dan masyarakat sekitar yang antusias mengikuti setiap rangkaian materi maupun praktik.
Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai tata cara pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung di lingkungan masing-masing.

Sejumlah pemateri hadir memberikan materi dan pendampingan praktik, di antaranya Dr. Parihat Kamil, Dra., M.Si., Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag., dan Dr. Fahmi Fatwa Rosyadi Satria Hamdani bersama tim mahasiswa serta tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari STAI Al-Musdariyah Kota Cimahi.
Materi yang disampaikan meliputi tahapan pemulasaraan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara pelaksanaan salat jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Tidak hanya penyampaian teori, peserta juga mengikuti simulasi praktik secara langsung. Pendekatan praktik tersebut membuat peserta lebih mudah memahami proses pemulasaraan jenazah secara benar dan sistematis. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh semangat.
Para peserta tampak interaktif dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kondisi-kondisi yang sering ditemui di tengah masyarakat dalam proses pengurusan jenazah.
Pada sesi praktik salat jenazah, Dr. Shindu Irwansyah, Lc., M.Ag. memimpin langsung simulasi dan membimbing peserta mengenai tata cara serta bacaan salat jenazah sesuai tuntunan syariat. Peserta mengikuti praktik dengan khidmat dan memperhatikan setiap arahan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pemberdayaan masyarakat berbasis masjid dalam memperkuat pengetahuan dan keterampilan keagamaan jamaah, khususnya kaum perempuan.
Selain meningkatkan pemahaman terhadap ilmu fardu kifayah, pelatihan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan kesiapsiagaan masyarakat dalam membantu proses pemulasaraan jenazah di lingkungan sekitar.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan umat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. [ ]
Dok foto: Unisba











