Dari Lintasan Lari ke Jantung Hutan: Bagaimana Keringat Pelari Sharp Indonesia Menjelma Napas Baru bagi Elang Jawa

Dari Lintasan Lari ke Jantung Hutan: Bagaimana Keringat Pelari Sharp Indonesia Menjelma Napas Baru bagi Elang Jawa

BERITAUNGGULAN.COM, JAKARTA – Jumat (17/07/2026) Langkah kaki yang kita ayunkan hari ini bisa menjadi paru-paru bumi di masa depan. Filosofi sederhana namun bertenaga inilah yang melandasi gerakan berkelanjutan PT Sharp Electronics Indonesia (SEID). Melalui inisiatif bertajuk “From Every Step, A Forest Grows”, Sharp Indonesia berhasil mengonversi energi dari ajang Sharp Run for the Future menjadi aksi ekologis nyata: menanam 600 pohon endemik Rasamala (Altingia excelsa) di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor.

Komitmen “1 Pelari = 1 Pohon” ini bukan sekadar slogan di atas kertas. Penanaman 600 bibit Rasamala ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memulihkan habitat Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), sang legenda langit Jawa yang kini berstatus terancam punah. Bekerja sama dengan gerakan Hutan Itu Indonesia dan Postinc, Sharp Indonesia membuktikan bahwa sektor korporasi mampu memimpin transformasi hijau yang berdampak jangka panjang.

Mengapa Rasamala?

Pilihan jatuh pada pohon Rasamala bukan tanpa alasan ekologis yang kuat. Spesies endemik Pulau Jawa ini dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap karbon dioksida dan menjaga kerapatan tutupan hutan. Pohon ini juga menjadi pilar penting dalam menjaga siklus air tanah serta menyediakan struktur tajuk yang ideal bagi tempat bersarang burung-burung pemangsa seperti Elang Jawa.

Secara kuantitatif, kontribusi dari penanaman ini sangat signifikan:

  • Restorasi Lahan: Menghijaukan kembali sekitar 2,4 hektare kawasan hutan kritis.
  • Penyerapan Karbon: Diproyeksikan mampu menyerap hingga 180 ton COâ‚‚e (setara karbon dioksida) saat mencapai fase pertumbuhan optimal.
  • Produksi Oksigen: Menghasilkan sekitar 60 hingga 72 ton oksigen segar setiap tahunnya.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Masa Depan

President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, menekankan bahwa bagi Sharp, keberlanjutan adalah kompas bisnis, bukan sekadar program tanggung jawab sosial (CSR).

“Kami percaya teknologi harus berjalan selaras dengan kelestarian bumi. Melalui aksi nyata ini, setiap langkah dari para pelari kami ubah menjadi warisan hijau yang akan terus tumbuh melindungi ekosistem selama puluhan tahun ke depan,” ungkap Teraoka.

Aksi ini juga mendapat apresiasi dari Vicky Kosasie, Puteri Indonesia Lingkungan 2026. Menghadiri seremoni penanaman, Vicky mengingatkan pentingnya memulai aksi dari hal kecil. “Isu kerusakan lingkungan sering kali terdengar terlalu besar hingga membuat kita merasa tidak berdaya. Namun, hari ini kita melihat bahwa dari langkah kecil seperti berlari, kita bisa menanam harapan baru bagi generasi mendatang,” ujarnya optimis.

Edukasi dan Dukungan Operasional

Sharp Indonesia sadar bahwa restorasi hutan membutuhkan pengawasan yang konsisten. Oleh karena itu, bantuan tidak berhenti pada bibit pohon saja. Sharp juga menyerahkan bantuan peralatan lapangan kepada tim ranger PSSEJ untuk mendukung rehabilitasi satwa liar. Para peserta yang hadir juga diajak mengikuti edukasi konservasi, melihat langsung pusat rehabilitasi Elang Jawa, dan menjelajahi hutan guna membangun ikatan emosional yang lebih dalam dengan alam.

Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, menambahkan bahwa keberhasilan kampanye modern diukur dari dampak nyata di lapangan. “Kami ingin menunjukkan bahwa sebuah brand activation bisa bertransformasi menjadi sebuah gerakan sosial-ekologi yang nyata,” tuturnya.

Melalui kiprahnya yang telah melampaui 56 tahun di tanah air, Sharp Indonesia membuktikan diri tidak hanya sebagai penyedia teknologi rumah tangga tepercaya, tetapi juga sebagai sahabat alam yang setia melangkah bersama bumi melalui filosofi In Step With Nature